Toyota Memulai Produksi Mobil Hybrid
Toyota Indonesia menggandeng lebih dari 100 rantai pasok lokal lapis pertama dalam pengembangan Kijang Innova Zenix.
TRIBUNJATENG.COM, KARAWANG - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) resmi memulai produksi lokal mobil hybrid, Toyota Innova Zenix, di pabrik yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat.
CEO of Asian Region Toyota Motor Asia Pacific, Hao Quoc Tien mengatakan, pihaknya merasa bangga karena model Toyota Kijang Innova yang sudah eksis di Indonesia sejak 1977 terus berkembang dari waktu ke waktu, dan kini hadir dalam bentuk kendaraan hybrid.
Model itupun tak hanya menjadi tulang punggung penjualan Toyota di pasar domestik, melainkan telah merambah ke pasar ekspor lebih dari 50 negara di seluruh dunia.
"Kami sangat mendukung upaya transisi energi bersih di Indonesia melalui produksi lokal Innova," katanya, dalam peluncuran Kijang Innova Zenix, di pabrik TMMIN, KIIC, Karawang, Jawa Barat, Senin (21/11).
Bob Azam, Direktur Hubungan Eksternal TMMIN, menuturkan, Toyota Indonesia menggandeng lebih dari 100 rantai pasok lokal lapis pertama, selain pemasok lokal lapis kedua dan ketiga dalam pengembangan Kijang Innova Zenix.
Menurut dia, hal itu sebagai bukti Toyota Indonesia memberikan komitmen dan perhatian penuh bagi partisipasi aktif serta penguatan kedalaman industri otomotif nasional. Sebanyak delapan pemasok lokal juga terlibat dalam perakitan baterai Kijang Innova HEV di pabrik TMMIN Karawang.
“Kijang Innova Zenix menjadi bukti peningkatan kemampuan dan kualitas rantai pasok lokal memasuki era elektrifikasi, tanpa harus meninggalkan industri otomotif nasional yang selama ini telah mendukung perekonomian dan neraca dagang Indonesia,” paparnya.
Dalam produksinya, Azam menyatakan, Toyota Indonesia membangun kemitraan dengan pemasok lokal, termasuk dengan industri kecil dan menengah (IKM).
Tujuannya agar dapat bersama-sama tumbuh dan meningkatkan kualitas guna memenuhi perkembangan industri otomotif dan kebutuhan pelanggan.
Menurut dia, bagian khusus ditugaskan untuk menangani masalah pembangunan pemasok, dari transfer keahlian, standar keselamatan, kualitas, efisiensi dan pengiriman, hingga fungsi kemampuan manajemen.
"Selain itu, TMMIN juga merangkul pemasok tingkat pertama untuk mentransfer pengetahuan ini ke pemasok mereka sehingga efek domino dapat tercapai," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengatakan, keberadaan fasilitas produksi Toyota Innova Zenix Hybrid merupakan bagian dari komitmen Toyota berinvestasi sebesar 2 miliar dollar AS dalam 5 tahun ke depan.
Hal itu juga menjadi langkah awal Toyota untuk benar-benar masuk ke era kendaraan listrik di pasar Indonesia.
"Kami harap Toyota akan terus mengembangkan produksi model berbasis elektrifikasi lainnya, baik itu SUV, MPV, dan lain sebagainya," harapnya.
Airlangga menyebut, Toyota Innova Zenix Hybrid tak hanya fokus dijual di pasar domestik. Model ini diharapkan dapat segera diekspor ke berbagai negara seperti Asia Tenggara, Timur Tengah, ataupun Amerika Selatan.
"Pemerintah ingin supaya Toyota dapat menjadikan Indonesia sebagai hub produk ekspor," tandasnya. (Kontan.co.id/Dimas Andi/Kompas.com/Farida Farhan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peluncuran-toyota-innova-zenix.jpg)