Guru Berkarya

Menikmati Parti dalam Meningkatkan Pemahaman Sistem Koordinat

Penulis melihat bahwa murid masuk ke dalam kelas dengan latar belakang dan kemampuan yang tidak sama.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Istimewa
Ummi Djamilah, S.Pd - Guru Matematika SMP Negeri 1 Wiradesa Kabupaten Pekalongan 

Menikmati Parti dalam Meningkatkan Pemahaman Sistem Koordinat

Oleh Ummi Djamilah, S.Pd
Guru Matematika SMP Negeri 1 Wiradesa Kabupaten Pekalongan

Menurut Kemendikbud matematika yaitu ilmu universal yang bermanfaat untuk kehidupan manusia serta juga melandasi kemajuan teknologi modern dan memiliki peranan penting di beragam disipilin serta memperluas wawasan pikiran manusia.

Kemajuan bidang teknologi informasi dan komunikasi yang pesat saat ini didasari perkembangan matematika dibidang teori bilangan, aljabar, analisi, teori peluang, maupun matematika diskrit.

Hal ini berarti bahwa matematika harus dipelajari sebaik mungkin karena pada saat kemajuan teknologi seperti sekarang ini ilmu matematika sangatlah dibutuhkan.

Akan tetapi, kebanyakan murid sekolah seringkali berasumsi bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit dan hanya anak-anak pintar yang memiliki intelegensi tinggi saja yang bisa menguasainya.

Hal ini menyebabkan sifat malas untuk mempelajarinya dan berpengaruh pada hasil belajar yang rendah.

Koordinat kartesius merupakan materi matematika kelas VIII semester ganjil yang mana mempelajari atau menentukan posisi titik, garis maupun bidang yang memuat angka-angka tertentu pada bidang kartesius yang ditulis dalam bentuk x,y.

Sistem koordinat kartesius diketahui memiliki dua garis bilangan. Garis horizontal disebut sebagai sumbu x, sementara garis bilangan vertikal dinamakan dengan sumbu y.

Koordinat kartesius adalah materi yang dianggap mudah bagi sebagian murid, tetapi bisa menjadi materi yang sulit untuk dipahami murid lainnya.

Penulis melihat bahwa murid masuk ke dalam kelas dengan latar belakang dan kemampuan yang tidak sama.

Kesulitan belajar murid dapat diupayakan dengan cara menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sehingga belajarnya bermakna.

Bila belajarnya bermakna diharapkan kesulitan belajar murid berkurang dan pada akhirnya ada peningkatan hasil belajarnya.

Menurut yeni (2018) kesulitan belajar murid ketidakmampuan murid menyelesaikan tugas yang diberikan guru.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved