Pendiri PAN Deklarasi Anies Capres, Giliran KIB Diterpa Isu Keretakan

dalam relawan Anies terdapat para mantan pimpinan dan pengurus PAN di masa lalu, termasuk deklarator PA. anggota DPR aktif dari Fraksi PAN.

Editor: Vito
Instagram/@aniesbaswedan
Anies Baswedan 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kabar keretakan koalisi partai politik yang telah terbentuk menghadapi pilpres 2024 semakin santer. Setelah kabar keretakan Koalisi Indonesia Raya (KIR) yang digawangi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra, kini giliran Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Relawan Amanat Indonesia (Anies), sebagai entitas yang menjembatani aspirasi konstituen PAN terhadap pengurus PAN, meminta agar PAN mencalonkan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) 2024.

Hal itu disampaikan Ketua Anies, Syahrin Hamid dalam konferensi pers di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (23/11). "Amanat Indonesia mendorong agar Anies Baswedan dicalonkan oleh PAN," ujarnya, mengutip Kompas.com.

Menurut dia, dalam relawan Anies terdapat para mantan pimpinan dan pengurus PAN di masa lalu. Selain itu juga hadir anggota DPR aktif dari Fraksi PAN, Alimin Abdullah, dalam konferensi pers tersebut.

Konferensi pers tersebut juga dihadir deklarator PAN 1998 Miranti Abidin, Sekjen PAN 1998-2000 Afni Ahmad,dan Sekretaris Dewan Kehormatan 2015-2020 Putra Jaya Husein.

"Amanat Indonesia adalah organisasi kerelawanan atau komunitas gerakan yang memperjuangkan Anies sebagai Presiden RI 2024. Karena kami yakin dan percaya terhadap konsepsi kepemimpinan Anies sebagaimana yang telah ditunaikan dalam satu periode pemerintahan sebagai Gubernur DKI Jakarta," paparnya.

Selain itu, Syahrin mengaku, telah bertemu Anies Baswedan dan membicarakan mengenai dukungan relawan Anies atas pencalonannya sebagai capres 2024.

Dalam pertemuan tersebut, relawan Anies menyampaikan pemikiran terkait pencalonan tersebut, termasuk terkait dengan pemikirian relawan untuk Indonesia ke depan.

"Kami telah bertemu Anies Baswedan, dan telah menyampaikan pikiran-pikiran tentang Amanat Indonesia demi Indonesia yang lebih baik. Pertama, Amanat nilai-nilal Pancasila yang harus dijalankan secara konsekuensi," tuturnya.

"Kedua, amanat cita-cita kemerdekaan RI sebagai misi yang terus hidup sebagai bangsa dan negara. Ketiga, Amanat agenda reformasi yang harus dituntaskan," sambungnya. (Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved