Berita Wonosobo

Tahun 2022, 63 Persen Jalan di Wonosobo dalam Kondisi Mantap

Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus meningkatkan infrastruktur khususnya jalan untuk memudahkan akses kendaran menuju ke berbagai titik

Penulis: Imah Masitoh | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Imah Masitoh
Kondisi saat ini Jalan Kalibeber - Depok Watumalang. 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pemerintah Kabupaten Wonosobo terus meningkatkan infrastruktur khususnya jalan untuk memudahkan akses kendaran menuju ke berbagai titik strategis di Wonosobo

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Wonosobo tahun 2022, ada sejumlah titik proyek pengerjaan jalan yang ditargetkan rampung akhir tahun ini. 

Menurut Afton Riza selaku Kabid Bina Marga, DPUPR Kabupaten Wonosobo ruas jalan yang diampu pihaknya merupakan jalan kabupaten. 

Status jalan di Kabupaten Wonosobo kurang lebih sepanjang 1.000 kilometer. Jalan tersebut terbagi menjadi beberapa kondisi yakni kondisi baik, kondisi sedang, kondisi rusak ringan, dan kondisi rusak berat. 

Baca juga: Kronologi 500 Ton Beras di Bulog Pinrang Raib, Terungkap Dimana Posisi Beras Tersebut

"Kondisi baik, dan sedang ikut dalam istilah kondisi mantap sekitar 600 kilometer. Sementara kondisi rusak ringan dan berat sisanya yaitu sekitar 400 kilometer," tuturnya. 

Tahun 2022 ada peningkatan infrastruktur jalan yang dikerjakan menggunakan empat sumber dana yaitu Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) sebesar 28 miliar rupiah, Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 10 miliar rupiah, Bantuan Keuangan kepada kabupaten/kota (Bankeu), dan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Tahun 2022 ditargetkan sebesar 60 persen jalan dalam kondisi mantap. Namun nampaknya akhir tahun ini akan melampaui target yang terealisasi mencapai 63 persen. 

Ada jumlah ratusan jalan yang dikerjakan pada tahun ini dengan berbagai sumber dana yang digunakan. 

Program Hibah Jalan Daerah (PHJD) yang memiliki besaran sekitar 28 miliar rupiah ini digunakan untuk 3 paket jalan

Diantaranya ruas Jalan Kapulogo - Batas Kabupaten Magelang, ruas Jalan Sapuran - Kaliwiro, dan ruas Jalan Rake Watumalang. 

Sementara Dana Lokasi Khusus (DAK) memiliki besaran sekitar 10 miliar untuk mengerjakan 2 paket jalan yaitu Kalibeber-Depok dan Kejajar-Wates. 

Bantuan Keuangan kepada kabupaten/kota (Bankeu) sebanyak 28 paket jalan dan jembatan dengan total pagu anggaran sebesar hampir 62 miliar rupiah. 

Sementara dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ada kurang lebih 50 paket jalan yang dikerjakan. 

Untuk saat ini rata-rata pengerjaan fisik sudah hampir selesai sesuai target, hanya sekitar ada 3 hingga 4 proyek yang masih menunggu penyelesaian, dan kelengkapan administrasi. (ima) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved