UKSW Salatiga

PSGT Gelar Pengabdian Masyarakat, Wujudkan Desa Agrowisata di Sumberejo

Dalam kegiatan ini ada pengenalan olahan makanan dari tepung gandum tropika, yaitu nugget sayur dan kue bolen.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: galih permadi
Istimewa
Pusat Studi Gandum Tropika (PSGT) Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) saat melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat 

TRIBUNJATENG.COM - Pusat Studi Gandum Tropika (PSGT) Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pelatihan Penanganan Pasca Panen dan Pembuatan Produk Olahan Komoditas Pertanian”, Sabtu (19/11/2022).

Bertempat di Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, kegiatan ini diadakan berkolaborasi dengan Tim Pengabdian Masyarakat dosen  dan mahasiswa FPB yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Sebanyak 21 warga yang terdiri dari perwakilan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), perwakilan perangkat Desa Sumberejo diantaranya Subandi selaku Kepala Desa dan  Suwondo selaku Sekretraris Desa Sumberejo mengikuti kegiatan ini.

Penanggung jawab kegiatan Liska Simamora, SP., M.Sc., mengungkapkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya usaha kuliner masyarakat Desa Sumberejo yang sedang menuju desa agrowisata.

“Dalam kegiatan ini ada pengenalan olahan makanan dari tepung gandum tropika, yaitu nugget sayur dan kue bolen.

Diharapkan dengan adanya pelatihan ini dapat menjadi pengisi kuliner yang akan ditawarkan kepada pengunjung kalau Sumberejo menjadi desa agrowisata,” ujarnya.

Selain pelatihan pembuatan olahan makanan dari tepung gandum, tim divisi pemasaran PSGT juga mempromosikan beberapa produk olahan gandum kepada masyarakat seperti tepung Gandum Utuh Lokal (GaUL), kue bawang, kue ketawa, kue bolen dan nugget sayur.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberejo Subandi yang ditemui di sela kegiatan mengatakan bahwa dari pelatihan olahan makanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama dalam meningkatkan perekonomian dan sumber daya manusia yang ada di Sumberejo.

“Kebetulan pelatihan ini sifatnya pembuatan makanan yang dapat menjadi salah satu  penanganan pasca panen karena harga dari hasil panen sangat tidak stabil.

Hal ini juga terkait dengan program desa yang bermitra dengan UKSW dalam mewujudkan desa agrowisata.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian dan sumber daya manusia,” katanya.

Kenalkan Olahan Makanan Gandum Utuh

Adapun pelatihan olahan makanan dengan bahan dasar tepung GaUL berupa nugget sayur dipandu oleh Wamillia Yulianingsih, S.Si., dan pembuatan kue bolen dipandu oleh Kurniawan Andriyanto, S.P.

Disamping itu, peserta juga diizinkan untuk membawa pulang produk yang telah dibuat bersama-sama.

Peserta yang mengikuti pelatihan terlihat antusias dan semangat. Sri Sukarti salah satunya yang merupakan perwakilan PKK Sumberejo mengungkapkan kegiatan ini dapat membantu ibu rumah tangga dalam meningkatkan pendapatan dan mengolah hasil panen yang memiliki nilai jual.

“Saya jadi bisa tahu cara mengolah hasil tanam saya terutama tanaman sayuran.

Dengan mengikuti pelatihan ini saya harap mampu menambah penghasilan rumah tangga.

Ini sangat membantu sekali, tidak hanya mengolah masakkan sederhana saja tapi sekarang kita tahu cara membuat olahan yang bernilai jual seperti nugget tadi dan nantinya bisa di pasarkan di desa agrowisata,” ungkap Sri. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved