Berita Sukoharjo

Jelang Pilkades Serentak, Bupati Sukoharjo Pimpin Deklarasi Damai Calon Kades

Pilkades serentak bakal digelar di Kabupaten Sukoharjo, 8 Desember mendatang. Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) m

Penulis: khoirul muzaki | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Khoiruk Muzakki
Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Deklarasi Pilkades Damai di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Jumat (25/11/2022). 

TRIBUNJATENG. COM, SUKOHARJO - Pilkades serentak bakal digelar di Kabupaten Sukoharjo, 8 Desember mendatang.

Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Deklarasi Pilkdes Damai di Pendopo Graha Satya Praja (GSP), Jumat (25/11/2022).

Di situ, semua calon kepala desa (cakades) dari 13 desa yang akan menggelar Pilkades serentak pada 8 Desember mendatang dihadirkan. 

Acara tersebut dihadiri langsung Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bupati mengatakan, Pilkades merupakan salah satu bentuk pesta demokrasi yang paling merakyat. 

"Dalam pelaksanaannya Pilkades terasa lebih spesifik dari pada pemilu-pemilu di atasnya. Yaitu adanya kedekatan dan keterkaitan secara langsung antara pemilih dan para calon, " katanya,  Sabtu (26/11/2022).

Penandatanganan deklarasi damai itu untuk meningkatkan pengawasan dan pencegahan dini mengenai adanya potensi gangguan Kamtibmas pada pelaksanaan pemilihan Kepala Desa serentak di Kabupaten Sukoharjo.


Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, yang ikut menyaksikan ikrar tersebut, mengimbau agar Calon Kades dapat mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan dalam ajang pemilihan kepala desa.

 

“Deklarasi Damai yang sudah diikrarkan oleh Calon Kepala Desa tadi, saya harapkan tidak hanya menjadi gimik politik atau seremoni belaka, tetapi benar-benar dihayati dan dilaksanakan,” ujarnya.


Dengan begitu, Pilkades dapat berjalan dengan kondusif. Kapolres menekankan kepada Calon Kepala Desa untuk tidak bereuforia berlebihan dalam tahapan-tahapan Pilkades nanti. Karena hal tersebut dapat menimbulkan kegaduhan.


“Kepada para Calon Kades, saya minta pada setiap tahapan Pilkades nanti untuk tidak perlu bereuforia yang berlebihan, seperti mengarahkan masa, apalagi menggunakan motor-motor yang menggunakan knalpot tidak standar (brong),” imbaunya.


Ia pun tidak akan segan melakukan proses hukum apabila nanti ada yang mencoba melanggar peraturan yang dapat mengganggu keamanan dan kondusivitas di Sukoharjo. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved