Berita Semarang

18 Ibu-ibu Sosialita Korban Arisan Online Digugat di Pengadilan Negeri Semarang

Ibu-ibu sosialita korban arisan online digugat di Pengadilan Semarang. Ada belasan korban yang hadir menjalanin panggilan sidang.

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG-Ibu-ibu sosialita korban arisan online digugat di Pengadilan Semarang. Ada belasan korban yang hadir menjalanin panggilan sidang.

Penasehat hukum satu diantara korban Putro Negoro Retoseto menuturkan para tergugat merupakan korban arisan Japo yang diselenggarakan oleh oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Provinsi Jawa Tengah berinisial YP. 

"Sebetulnya mereka korban tetapi mereka justru digugat perdata oleh terduga pelaku ini. Sekarang ini sidang lanjutan mediasi namun penggugat tidak hadir," tuturnya, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya gugatan itu dapat menggugurkan perkara pidana. Para tergugat digugat karena seolah-olah tidak membayar iuran arisan. Ada 18 korban yang digugat oleh terduga pelaku.

"Nilai yang digugat sebesar Rp 300 juta. Namun para tergugat mengalami kerugian lebih dari itu.

Kami pun audit menggunakan jasa Kantor akuntan publik (KAP). Klien saya sendiri mengalami kerugian sebesar Rp 800 juta," jelasnya.

Dikatakannya, skema arisannya adalah arisan online. Dia menghubungi para calon member kemudian membuatkan grup whatsaap. 

"Para member ini menyetorkan uang dan mendapatkan keuntungan. Ternyata baru berjalan tiga bulan tidak dibayarkan. Saat akan ditagih penyelenggara sudah tidak ada uang untuk membayar," ujarnya. 
 

Ia mengatakan pada perkara itu terduga pelaku telah dilaporkan para korban ke Polrestabes Semarang, Polda Jateng, dan bahkan ada juga melaporkan Mabes Polri. Terkait gugatan itu pihaknya akan terus mengikuti jalannya persidangan. (*)

Baca juga: 5 Anggota Khilafatul Muslimin di Jepara Dibekuk

Baca juga: Korban Arisan Japo Ditakut-takuti Terduga Pelaku Dengan Membawa Aparat Saat Menagih

Baca juga: Tiga Putri Pati Lolos ke Porsadin Tingkat Nasional, Pj Bupati Beri Apresiasi

Baca juga: Cara Amankan Akun WA WhatsApp dengan Pengunci Sidik Jari

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved