Berita Semarang

DPU dan Distaru Lakukan Persiapan Pembenahan Kawasan Kota Lama Semarang 

Pemkot Semarang bersiap melakukan pembenahan kawasan Kota Lama Semarang.

Penulis: budi susanto | Editor: Catur waskito Edy
budi susanto
Sejumlah pengunjung memadati kawasan Kota Lama Semarang, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang bersiap melakukan pembenahan kawasan Kota Lama Semarang.

Hal itu usai didapuknya Kota Lama Semarang sebagai percontohan pemanfaatan ruang berkelanjutan yang berwawasan budaya, oleh Injourney Holding BUMN di bidang pariwisata.

Nantinya infrastruktur dan penataan kawasan akan dilakukan Pemkot Semarang.

Sementara Injourney akan membantu dalam hal pengelolaan dan pengembangan pemanfaatan bangunan bersama sejumlah vendor.

Diterangkan Nik Sutiyani Sekertaris DPU Kota Semarang, dalam pengembangan bersama Injourney bangunan di Kota Lama Semarang tetap sama yang berbeda hanya penataannya.

Ia mendata terdapat 250 bangunan bernilai historis di kawasan Kota Lama Semarang.

Namun yang dirawat oleh Pemkot Semarang melalui dinas terkait mencapai 116 bangunan.

"Kota Lama Semarang memiliki nilai historis tinggi dari bangunannya, karena sejak abad 17 sampai sekarang tidak ada perubahan. Baik bangunan hingga jalan di kawasan Kota Lama Semarang," terangnya saat ditemui Tribunjateng.com di Kota Lama Semarang, Selasa (29/11/2022).

Dilanjutkan kerjasama dengan Injourney sangat ditunggu-tunggu oleh Pemkot Semarang dalam hal pengembangan Kota Lama Semarang.

Sutiyani menerangkan proses panjang pembenahan kawasan Kota Lama Semarang sejak tahun 2000.

Di mana saat itu Pemkot Semarang mendapat bantuan dari Bank Dunia untuk pengentasan banjir di kawasan Kota Lama Semarang.

Dari bantuan itu dibangunlah Polder Tawang sebagai penampung air di wilayah tersebut. 

Tak hanya itu, bantuan pavingnisasi dan program dari Kementerian PUPR pada 2003 juga dilaksanakan di Kota Lama Semarang.

"Pada 2016 kawasan ini dapat anggaran Rp 250 miliar dari pemerintah pusat. Dana itu untuk beberapa program yaitu drainase, rumah pompa, museum, site furniture hingga ducting," paparnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved