Berita Nasional

Tiga Alasan Sido Muncul Kembali Raih Penghargaan Industri Hijau, Lima Kali Berturut-turut

Sido Muncul dinilai telah memenuhi Standar Industri Hijau (SIH), sebagai pedoman bagi perusahaan industri untuk menerapkan prinsip industri hijau.

Editor: deni setiawan
PT SIDO MUNCUL
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat memperlihatkan penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian. Ini merupakan penghargaan kelima secara berturut-turut. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali meraih penghargaan industri hijau dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Ini merupakan penghargaan kelima berturut-turut yang diterima Sido Muncul sebagai perusahaan yang menerapkan industri hijau di Indonesia sejak 2017.

Sido Muncul dinilai telah memenuhi Standar Industri Hijau (SIH), sebagai pedoman bagi perusahaan industri untuk menerapkan prinsip-prinsip industri hijau dalam proses produksinya.

Baca juga: Sido Muncul Dibantu TNI Peduli Korban Gempa Cianjur, Droping Produk Senilai Rp 500 Juta

Ucap syukur dan terima kasih pun disampaikan Direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat atas penghargaan yang diterima perusahaannya itu.

"Penghargaan ini merupakan hasil capaian manajemen Sido Muncul dalam menjalankan aspek serta prinsip industri hijau dalam operasional bisnisnya, seperti yang diedukasikan oleh Pemerintah Pusat," kata Irwan Hidayat kepada Tribunjateng.com, Selasa (29/11/2022).

Menurutnya, ada beberapa alasan yang selama ini telah menjadi komitmen sehingga Sido Muncul secara lima kali berturut-turut menyabet penghargaan tersebut.

Yang pertama berkaitan limbah industri hasil produksi yang bisa dikelola sangat baik sehingga tidak mencemari lingkungan.

Baca juga: Sido Muncul Sumbang Rp 500 Juta, Bersama Universitas Warmadewa Cegah Stunting di Bali

"Bahkan, limbah cair hasil produksi Sido Muncul telah memenuhi syarat ambang batas dari Kementerian LHK."

"Sehingga kami bisa dapat dikatakan juga perusahaan yang memiliki wawasan lingkungan cukup baik," tukas Irwan.

Selanjutnya yang kedua kaitan ampas jamu sebagai limbah padat dari Sido Muncul yang selama ini dimanfaatkan pula sebagai bahan bakar produksi.

Ketiga, lanjut Irwan Hidayat, penggunaan energi listik dalam operasional produksi dimana Sido Muncul pun berkomitmen menggunakan energi baru terbarukan (EBT), mulai dari pembangkit listrik tenaga surya hingga gas alam.

"Meskipun beban biaya lebih mahal, kami tetap berkomitmen turut membantu misi pemerintah dalam merealisasikan target net zero emmision," jelasnya.

Baca juga: Bukti Sukses SMPN Anak Perusahaan Sido Muncul di Sukoharjo, Gunakan Pupuk Limbah Jamu Buat Pertanian

Di sisi lain, dari penerimaan penghargaan tersebut diharapkan Irwan Hidayat dapat memacu perusahaan lain.

Dimana ke depannya kegiatan berbisnis memang sudah selayaknya dibarengi dengan komitmen perusahaan dalam memelihara lingkungan secara baik.

"Ini perlu dan harus didorong agar Indonesia ini menjadi negara yang kaya dan lingkungannya tetap terjaga, tidak sampai rusak."

"Kami meyakini juga, ke depan para konsumen (masyarakat) bakal semakin kritis dalam memilih produk."

"Khususnya itu produk yang dihasilkan dari proses bisnis berkelanjutan," bebernya.

Irwan berdoa, pada tahun-tahun berikutnya PT Sido Muncul akan terus mempertahankan komitmennya sebagai industri hijau.

"Tak lupa kami berterima kasih kepada seluruh jajaran tim produksi dan departemen di Sido Muncul yang turut berkomitmen menjaga hal ini sehingga penghargaan dapat terus diraih," pungkas Irwan. (*)

Baca juga: Reaksi PSS Sleman Batalnya Kick Off Liga 1 Digelar 2 Desember 2022, Dewanto: Kami Sudah Pesimis

Baca juga: Hari Kedua TC Timnas Indonesia di Bali, Sandy Walsh Sudah Gabung, Jordi Amat Nyusul Besok Rabu

Baca juga: Permintaan Maaf Gregg Berhalter, Bendera Iran Dihapus US Soccer: Semua Terjadi di Luar Kendali Kami

Baca juga: Siapakah Calon Lawan Timnas Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2022?

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved