Berita Blora

Bupati Blora Kaget Saat Tinjau Wilayah Banjir, Sebut Dugaan Banyak Hutan Gundul: Secepatnya Dicek

Diduga akibat banyak hutan yang gundul, pasar rakyat Jepon dan sejumlah desa di wilayah Bogorejo, Jiken, dilanda banjir bandang saat hujan deras

Penulis: ahmad mustakim | Editor: muslimah
Humas Prokopim Blora
Bupati Blora Arief Rohman bersama jajaran BPBD dan DPRD saat meninjau banjir di wilayah Oasar Jepon dan pintu air yang berada di Desa Pelem, Kecamatan Jepon, Selasa malam. (Dok. Humas Prokopim Blora) 

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Diduga akibat banyak hutan yang gundul, pasar rakyat Jepon dan sejumlah desa di wilayah Bogorejo, Jiken, dilanda banjir bandang saat hujan deras Selasa (29/11/2022) siang hingga malam. 

Bupati Blora Arief Rohman didampingi Kepala BPBD Blora,  Sri Widjanarsih, meninjau banjir yang melanda Pasar Rakyat Jepon dan pintu air yang berada di Desa Pelem, Kecamatan Jepon pada Selasa malam. 
 
Arief Rohman melihat kondisi pasar yang tergenang air dan dan menyapa para pedagang yang sedang membersihkan lumpur akibat banjir itu. 

‘’Banjir ini terjadi akibat banjir bawaan dari hulu yang kemungkinan kiriman air dari hutan,’’ ucap Arief Rohman kepada tribunmuria.com.

Baca juga: Kebohongan Dhio yang Bunuh Keluarga di Magelang, Soal Motif Hingga Kerjaan, Paman: Orangtua Terbius

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Ektrem Jateng, BMKG Prediksi Terjadi 3 Hari ke Depan di Wilayah Ini

Arief Rohman mengaku kaget, lantaran wilayah Jepon bisa banjir seperti ini. 

"Memang  dulu pernah banjir namun sudah lama, yakni  sekitar 25 tahun lalu," ujar Arief Rohman di sela-sela meninjau banjir di Pasar Jepon.
 
Arief Rohman mengatakan, secepatnya akan dilakukan pengecekan wilayah hulu. 

Kondisinya apakah memang  hutan yang sudah gundul atau seperti apa. 

Tidak hanya Pasar Jepon, dirinya juga mendapat laporan, daerah-daerah lain, seperti Bleboh, Gandu, Jiken, Bogorejo, termasuk sejumlah lokasi di Cepu juga banjir.  

‘’Bahkan dilaporkan juga ada sekitar dua jembatan yang putus,’’ beber Arief Rohman
 
Terkait banjir di Pasar Jepon,  Mas Arief  minta nantinya bisa dilakukan bersih- bersih secara gotong royong. 

BPBD diminta juga agar bisa ikut membantu membersihkan kios-kios yang kebanjiran, dengan sinergi bersama TNI/Polri. 
 
Sementara itu, Fahru, salah satu  warga Kecamatan Jepon mengungkapkan, hujan deras membuat sejumlah wilayah di Jepon terendam air hingga kurang lebih sampai lutut orang dewasa.
 
"Wilayah pasar Jepon terendam juga, biasanya kalau hujan tidak separah ini, dan hujan sore ini memang kelihatannya rata. Banyak wilayah yang terendam banjir,’’ ungkap Fahru. 
 
Dari pantauan tribunmuria.com, hujan deras yang terjadi sejak Selasa siang, mengakibatkan, sejumlah wilayah bahkan di jalan nasional Blora – Cepu, tepatnya di wilayah Desa Tempel Lemahbang juga mengalami banjir.

Kendaraan dari arah Blora menuju Cepu dan sebalik harus berhati-hati. Bahkan sebagian kendaraan lain, harus bergantian jalan untuk mencapai tujuan.
 
Informasi lain, sejumlah wilayah yang mengalami banjir, diantaranya sejumlah titik di Kecamatan Jiken, Bogorejo, Jepon.  

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC)  BPBD Blora terus melakukan inventarisasi wilayah wilayah mana saja yang mengalami banjir. (kim) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved