Berita Wonosobo

PPID Pelaksana Kabupaten Wonosobo Dituntut Tingkatkan Standar Layanan Informasi

PPID dituntut sajikan keterbukaan informasi publik yang lebih praktis dan lengkap. 

Penulis: Imah Masitoh | Editor: sujarwo
Ist. Diskominfo Wonosobo
Rapat Koordinasi PPID Tahap Tiga Kabupaten Wonosobo, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Pejabat Pembantu Informasi dan Dokumentasi (PPID) Pelaksana Kabupaten Wonosobo dituntut menyajikan keterbukaan informasi publik yang lebih praktis dan lengkap. 

Hal tersebut penting guna mendukung terbukanya Informasi Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang lebih informatif. 

Sekretaris Daerah Wonosobo One Andang Wardoyo mengatakan, PPID harus mampu membaca dan memahami segala ketentuan aturan tentang standar layanan informasi publik, mengingat masyarakat saat ini semakin cerdas dan kritis melihat kinerja pemerintah. 

Sebagai upaya meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik, Pemkab Wonosobo secara berkala telah melakukan evaluasi kepatuhan terhadap pelaporan kinerja, sebagai tolak ukur kinerja unit dan personal.

“Kami juga selalu melakukan evaluasi secara berkala tentang masalah kepatuhan terhadap pelaporan kinerja, sehingga dapat mengukur Kinerja unit dan personal, yang berimplikasi pada peningkatan kualitas kinerja,” jelasnya.  

Rapat Koordinasi PPID Tahap Tiga Kabupaten Wonosobo, Selasa (29/11/2022).
Rapat Koordinasi PPID Tahap Tiga Kabupaten Wonosobo, Selasa (29/11/2022). (Ist. Diskominfo Wonosobo)

Untuk itu, PPID Pelaksana diminta lebih optimal dan fokus dalam mengelola kanal media publik terutama pengelolaan website yang dinamis.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wonosobo Fahmi Hidayat menambahkan, terkait evaluasi keterbukaan informasi publik pada Desember 2022 mendatang, semua perangkat daerah diminta membantu dan menyukseskannya melalui optimalisasi pengelolaan media sosial dan website secara baik dan benar. 

"Saat ini, instagram menjadi cermin  utama kinerja birokrasi, sehingga pengelolaan website PPID Pelaksana harus lebih informatif,” ujarnya. 

Standar Operasional Prosedur permohonan informasi juga harus menjadi perhatian serius, diimbangi dengan pengelolaan media sosial dan website yang optimal.  

“Semoga tahun ini, keterbukaan informasi publik Pemkab Wonosobo menjadi Informatif, tentu diimbangi dengan pengelolaan media sosial dan website yang optimal dan responsif,” harapnya. 

Asistensi Administrasi Umum Sekretariat Daerah Wonosobo Supriyadi mengharapkan, PPID pelaksana masing-masing perangkat daerah untuk segera memperbaiki pengelolaan dan konten website dan media sosialnya. 

"Antara lain, wajib menampilkan profil instansi, struktur organisasi, dan informasi penting lainnya," tuturnya. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved