Berita Internasional

19 Orang Tewas Akibat Ledakan di Madrasah Afghanistan, 24 Lainnya Luka-Luka

Rabu (30/11/2022), ledakan mengguncang sebuah madrasah di kota Aybak, Afghanistan utara. Setidaknya 19 orang tewas.

Mohd RASFAN / AFP
Ilustrasi - Pejuang Taliban berpatroli di sepanjang jalan selama demonstrasi oleh orang-orang untuk mengutuk protes baru-baru ini oleh aktivis hak-hak perempuan Afghanistan, di Kabul, Jum'at (21 Januari 2022). 

TRIBUNJATENG.COM, KABUL - Rabu (30/11/2022), ledakan mengguncang sebuah madrasah di kota Aybak, Afghanistan utara.

Setidaknya 19 orang tewas dan 24 lainnya luka-luka dalam kejadian tersebut.

Sejak Taliban kembali berkuasa pada Agustus tahun lalu, ada lusinan ledakan dan serangan yang menargetkan warga sipil Afghanistan.

Baca juga: Ledakan Bom Surat Lukai Pegawai Kedubes Ukraina di Spanyol

Sebagian besar dari ancaman keamanan itu diklaim dilakukan oleh cabang lokal dari kelompok ISIS.

Dokter di Aybak, sekitar 200 kilometer utara ibukota Kabul, mengatakan korban sebagian besar anak muda.

"Semuanya adalah anak-anak dan orang biasa," kata dokter yang meminta namanya tidak disebutkan kepada AFP.

Seorang pejabat provinsi mengonfirmasi ledakan di madrasah Al Jihad, tetapi tidak dapat memberikan angka korban.

Taliban, yang sering mengecilkan jumlah korban, mengatakan 10 mahasiswa tewas dan "banyak lainnya" terluka.

"Detektif dan pasukan keamanan kami bekerja dengan cepat untuk mengidentifikasi pelaku kejahatan yang tak termaafkan ini dan menghukum mereka atas tindakan mereka," cuit juru bicara Kementerian Dalam Negeri Abdul Nafay Takor.

AFP melaporkan gambar dan video yang beredar di media sosial, yang tidak dapat segera diverifikasi, menunjukkan Taliban mengambil jalan melalui tubuh yang berserakan di lantai sebuah bangunan.

Sajadah, pecahan kaca, dan puing-puing lainnya berserakan di tempat kejadian.

 
Dokter Aybak mengatakan beberapa pasien yang terluka parah telah dipindahkan ke rumah sakit yang lebih lengkap di Mazar-i-Sharif, yang berjarak sekitar 120 kilometer melalui jalan darat.

"Mereka yang ada di sini... kebanyakan terluka oleh pecahan peluru dan gelombang ledakan.

Ada beberapa pecahan peluru di tubuh dan wajah mereka," katanya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved