Berita Semarang

PT Geomed Indonesia Beri Bantuan Rp 100 Juta Bagi 114 Siswa di 7 Sekolah di Kec Ngaliyan Semarang

PT Geomed Indonesia beri bantuan sebesar Rp 100 juta bagi 114 siswa dari 7 sekolah.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Amanda Rizqyana
PT Geomed Indonesia yang beralamat di Kawasan Industri Candi Tahap V Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta bagi 114 siswa dari 7 sekolah di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang pada Rabu (30/11/2022 dalam rangka merayakan 100 tahun Geomed Jerman dan perayaan 25 tahun PT Geomed Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Geomed Indonesia yang beralamat di Kawasan Industri Candi Tahap V Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta bagi 114 siswa dari 7 sekolah di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur PT Geomed Indonesia, Suryo Budi Susetyo pada Rabu (30/11/2022) pihaknya merayakan 100 tahun Geomed Jerman dan perayaan 25 tahun PT Geomed Indonesia.

Untuk perayaan yang berhubungan dengan ulang tahun ialah melanjutkan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang pada tahun sebelumnya ialah pemberian bantuan pada pelajar maupun karyawan terdampak virus corona hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

"Kali ini kami memberikan bantuan untuk anak-anak sekolah senilai Rp 100 juta untuk 7 sekolah yang ada di wilayah sekitar PT Geomed Indonesia atau berada di Kecamatan Ngaliyan," ujar Suryo pada Tribun Jateng.

Pemberian bantuan diberikan pada 7 sekolah di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang bekerja sama PT Geomed Indonesia dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Semarang.

PT Geomed Indonesia yang beralamat di Kawasan Industri Candi Tahap V Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta bagi 114 siswa dari 7 sekolah di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang pada Rabu (30/11/2022 dalam rangka merayakan 100 tahun Geomed Jerman dan perayaan 25 tahun PT Geomed Indonesia.
PT Geomed Indonesia yang beralamat di Kawasan Industri Candi Tahap V Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta bagi 114 siswa dari 7 sekolah di Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang pada Rabu (30/11/2022 dalam rangka merayakan 100 tahun Geomed Jerman dan perayaan 25 tahun PT Geomed Indonesia. (Tribun Jateng/Amanda Rizqyana)

Suryo dalam sambutannya berpesan pada para siswa penerima beasiswa agar jangan berkecil hati dalam menjalani pendidikan.

Ia berpesan bagi para siswa, apapun kesulitan yang dihadapi merupakan tantangan yang harus diselesaikan.

Adapun bantuan untuk Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudlatul Athfal Pucung bagi 23 siswa, MI Baitul Huda untuk 16 siswa, MI Nurul Islam bagi 7 siswa, MI Islamiyah Podorejo bagi 28 siswa, MI Miftahul Akhlaqiyah bagi 17 siswa, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nurul Islam Semarang bagi 12 siswa, dan Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum bagi 11 siswa.

Pada kesempatan yang sama, Mudhofar selaku Kepala MI Islamiyah Podorejo menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan untuk membantu pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan buku.

Dari total 205 siswa di sekolahnya, 28 siswa dari kelas 5 dan kelas 6 mendapatkan bantuan beasiswa untuk SPP dan buku.

"Sebagian besar anak-anak belum mampu untuk membayar biaya tersebut," ujar Mudhofar.

Sedianya orang tua penerima bantuan akan dipanggil ke sekolah untuk diinformasikan terkait dana beasiswa PT Geomed Indonesia melalui Baznas Kota Semarang.

Dana yang diperoleh akan disampaikan pada orang tua dan dipergunakan untuk pembayaran SPP dan buku pada bendahara sekolah. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved