Berita Video

Video Capaian Vaksinasi Booster di 35 Kab Provinsi Jawa Tengah Merata Rendah

Capaian vaksinasi booster di Jawa Tengah baru 33 persen, merata di 35 Kabupaten/Kota.

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Berikut ini video Capaian Vaksinasi Booster di 35 Kab Provinsi Jawa Tengah Merata Rendah.

Capaian vaksinasi booster di Jawa Tengah baru 33 persen. Rendahnya capaian ini juga merata di 35 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu disampaikan Sekarang Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yunita Dyah Suminar disela-sela mengunjungi Pasar Murah di Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional di Sasana Manggala Sukowati, Sragen.

"Capaian vaksinasi booster rendah memang merata di 35 kabupaten/kota. Masyarakat mulai abai, menganggap Covid-19 tidak ada. Menganggap gejala ringan. Makanya kita dorong lagi agar mereka sadar Covid-19 masih ada," kata Yunita, Rabu (30/11/2022).

Yunita mengaku pihaknya tetap melakukan edukasi ke masyarakat pentingnya vaksinasi booster. Dia mengatakan masih ada masyarakat yang minat booster meskipun tidak banyak.

Ia melanjutkan sebenarnya ada momentum untuk menggenjot capaian vaksinasi booster, yakni pada saat pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan booster menjadi syarat perjalanan.

Namun pada momen itu, ketersediaan stok vaksin dari pusat habis. Sehingga ada momentum vaksinasi booster yang terlewat.

Pihaknya saat ini mengejar vaksinasi booster untuk lansia. Lansia dianggap lebih rentan dan imunitasnya lebih rendah dibanding dengan yang kita orang dewasa.

Meskipun begitu, tidak berarti orang dewasa tidak membutuhkan vaksinasi booster. Hal ini dilakukan agar tercipta herd immunity, dia berharap dalam satu populasi mereka bisa menjaga dan mencegah.

Dosis Indovac

"Saat ini pemerintah pusat sudah menggelontorkan 5 juta vaksin dosis Pfizer ke seluruh Indonesia. Ada Indovac vaksin yang dibuat oleh Indonesia tapi hanya bisa booster untuk dosis satu dan dua Sinovac," kata Yunita.

Selain itu, dosis Indovac juga bisa digunakan untuk vaksin primer atau dosis pertama dan kedua. Sementara itu , Indovac dikatakan Yunita sudah masuk ke Jawa Tengah.

"Indovac sudah masuk Jawa tengah. 35 Kabupaten Kota kita minta mengambil, ada 620.000 dosis. Untuk Pfizer semua sudah ke Kabupaten Sragen, masih ada buffer 4 ribuan dosis," lanjut dia.

Lebih lanjut, Yunita mengubah Varian Covid-19 XBB sudah masuk ke Jawa Tengah meskipun gejalanya ringan bahan tidak demam.

Yunita meminta agar masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan terutama masker. Kemudian tetap olahraga dan banyak istirahat.

Sementara itu Plt Kepala Dinkes Sragen, Didik Haryanto mengaku akan berkoordinasi dengan Provinsi Jawa Tengah terkait vaksin Indovac. Pihaknya juga masih menunggu sosialisasi dari Provinsi Jawa Tengah. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved