Berita Regional

Ditegur Ibu Karena Pacaran Kelewat Batas, Siswi SMP Lapor Polisi Soal Penganiayaan

Kasus siswi SMP di Palembang yang melaporkan ibu kandungnya ke polisi kini berujung damai.

Editor: rival al manaf
Facebook/Instagram
Polisi ungkap motif anak smp laporkan ibu kandungnya 

TRIBUNJATENG.COM, PALEMBANG - Diduga karena diperingatkan ibu karena gaya pacaran yang kelewat batas, siswi SMP justru lapor polisi.

Lewat pamannya ia melapor ke Polrestabes Palembang atas dugaan penganiayaan.

Namun, kini kasusnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan oleh aparat.

Ibu dan anak tersebut sudah dimediasi oleh polisi dan sepakat berdamai.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan, perseteruan antara ibu dan anak tersebut kini sudah berakhir.

"Permasalahan yang viral kita sudah diselesaikan secara kekeluargaan."

Baca juga: Promo Alfamart Terbaru Hari Ini Jumat 2 Desember 2022 Serba Beli 2 Gratis 1

Baca juga: Kogi NFT Milik Kompas Gramedia Ajak Anak Rasakan Pengalaman Mengenal Dunia Web3

Baca juga: Bharada E Bongkar Peran Putri Candrawathi Dalam Skenario Pembunuhan Brigadir J, Singgung CCTV

"Jadi tidak ada lagi permasalahan, mereka sudah kembali lagi dalam satu kekeluargaan, ujar Ngajib setelah proses mediasi berlangsung di polrestabes Palembang, Kamis (30/12/2022).

Untuk diketahui, siswi SMP di Palembang tersebut membuat laporan ke polisi diwakili oleh sang paman yang bernama Mardiansyah (31).

Namun kepada wartawan, Mardiansyah enggan berkomentar banyak dan hanya berucap persoalan yang dilaporkannya ke polisi kini sudah selesai.

Usai mediasi, Kapolrestabes Palembang juga menjelaskan pihaknya menerima laporan yang kini viral tersebut.

"Kenapa polisi menerima laporan (itu), pertama, sebenarnya yang membuat laporan itu harusnya korban. Tapi karena bukan korban yang melaporkan namun orang lain, jadi kami sudah jelaskan. Kami juga telah memberi pemahaman sebanyak 2 kali, tapi (korban) tetap ingin melapor," jelasnya.

Setelah laporan diterima, kepolisian Polrestabes Palembang lalu menggelar mediasi untuk mendamaikan ibu dan anak yang sedang berseteru tersebut. 

"Polisi tidak boleh menolak laporan. Itulah dasar kita menindaklanjuti laporan itu dan alhamdulillah sekarang sudah clear, sudah selesai semua," ujarnya.

Saat ditanya lebih lanjut soal bentuk laporan polisi dalam persoalan ini, Ngajib enggan merincinya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved