Guru Berkarya

Metode Menyenangkan Tingkatkan Motivasi Belajar Matematika

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah dilaksanakan secara sempurna di seluruh daerah di Indonesia.

Editor: galih permadi
IST
Lutfi Aulia Rahman,S.Pd., SMP N 3 Kesesi Kabupaten Pekalongan 

Oleh: Lutfi Aulia Rahman,S.Pd., SMP N 3 Kesesi Kabupaten Pekalongan

Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) telah dilaksanakan secara sempurna di seluruh daerah di Indonesia.

Pelaksanaan PTM tentu menuai pro dan kontra dari berbagai pihak, sebelumnya terlebih di tengah ancaman yang masih sedikit samar di sekitar lingkungan masyarakat.

Sebagian masyarakat telah melupakan dan meninggalkan masa kelam bersama pandemic covid 19 termasuk lingkungan pendidikan. Lingkungan pendidikan terus bergerak mengejar ketertinggalan proses pendidikan yang telah berjalan lama dengan sitem jaringan atau dikenal dengan dalam jaringan (daring).

Pendidikan berbenah dalam segala unsurnya terutama proses pembelajaran.

Proses pembelajaran perlu di desain yang menarik dan menyenangkan bagi anak didik, agar ketertinggalan yang dirasakan setelah sekian lama dapat berangsur tertangani terutama pembelajaran matematika.

Pemberian apresiasi dalam proses pembelajaran dapat dijadikan sebagai alternatif untuk meningkatkan minat anak didik dalam proses pembelajaran kembali seperti yang telah dilakukan di SMP N 3 Kesesi Kabupaten Pekalongan.

Apresiasi sering dikenal dengan reward dalam proses penerapannya. Reward memberikan kesempatan anak didik untuk mendapatkan tantangan baru dalam proses pembelajaran.

Rudiyanshah (2012:24) menjelaskan bahwa reward merupakan suatu penghargaan yang diberikan guru kepada anak didik sebagai hadiah karena anak didik tersebut telah berperilaku baik dan sudah berhasil melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik.

Ngalim purwanto (2002:183) turut menguatkan bahwa maksud dari ganjaran tersebut yaitu alat untuk mendidik anak didik agar merasa senang karena apa yang dilakukannya mendapat penghargaan selain itu reward juga dapat meningkatkan kemampuan anak didik memperbaiki atau meningkatkan prestasi.

 Pengertian reward bias dikatakan sebagai alat pendidik berupa penghargaan atau hal-hal menyenangkan yang diberikan kepada anak didik karena telah mencapai sesuatu atau melakukan kegiatan positif.

Hadiah bisa diberikan sebagai bentuk apresiasi untuk meningkatkan semangat dalam kegiatan belajar mengajar termasuk dalam pembelajaran matematika.

Guru memberikan reward bertujuan untuk membentuk kemauan anak didik lebih keras dapat berupa kata-kata atau barang. Karena pada dasarnya reward yang diberikan dapat berupa verbal dan non verbal.

Reward verbal dapat diungkapkan dengan suatu tindakan spontan berupa pujian sehingga anak didik merasa puas dan senang, seperti  ‘wah hebat kamu !’, ‘jawabanmu tepat, hebat ! ‘, ‘sip’, ‘joss’dan lain sebagainya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved