Berita Kabupaten Semarang

Ular Kobra Muncul di Teras Rumah Warga Kabupaten Semarang Bikin Heboh, Damkar Lakukan Evakuasi

Warga Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang dihebohkan dengan munculnya ular kobra Jawa atau Naja sputatrix di teras rumah. 

Penulis: Hanes Walda Mufti U | Editor: olies
Istimewa
Personel Damkar Kabupaten Semarang mengevakuasi ular kobra menggunakan tongkat penjepit ular di teras rumah warga Pabelan, Kabupaten Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM, KABUPATEN SEMARANG - Warga Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang dihebohkan dengan munculnya ular kobra Jawa atau Naja sputatrix di teras rumah.  Ular kobra berukuran sekitar 20 centimeter tersebut muncul di samping tembok teras rumah milik Lia, RT 6 RW 1 Kelurahan Pabelan.

Lia dengan warga lain pun langsung menghubungi Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang.

Personel dari Regu A Pos Damkar Bringin Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang langsung menuju ke lokasi laporan untuk melakukan penangkapan ular. Ular kobra yang terbilang berukuran kecil tersebut sempat bersembunyi di lubang bawah tembok.

Personel damkar kemudian memancing ular itu keluar. Setelah ular itu keluar, dua personel berupaya mengevakuasi ular menggunakan tongkat penjepit ular atau grabstick.

Ular kobra yang merasa terancam mencoba menyerang petugas dengan posisi kepala berdiri tegak dan leher terbuka. Meskipun ukuran ular kobra terbilang kecil, namun tergolong berbisa tinggi dan membahayakan warga. Ular itu dievakuasi dan dimasukkan ke dalam botol plastik.

“Personel Pos Damkar Bringin melakukan operasi tangkap ular (OTU) pada Kamis (1/12). Giat tersebut berjalan dengan aman dan lancar,” kata Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco kepada Tribunjateng.com, Jumat (2/12/2022).

Baca juga: Kenang Ketua RT Sehari Sebelum Ferry Mursyidan Baldan Meninggal: Kasih Uang Rp 10.000 Buat Anak Saya

Baca juga: PAN Jateng Serukan Ganjar Capres, Erick Thohir Cawapres

Baca juga: Upah Minimum 2023 Ditetapkan, Ini Daftar UMP di Seluruh Indonesia, Sulawesi Tenggara Naik 7,10 %

Sebagai informasi, warga yang resah dengan hal apapun yang mengganggu ketertiban, dapat menghubungi layanan panggilan darurat 112. Panggilan tersebut sendiri telah terintegrasi dengan Diskominfo, Damkar, serta Polres Semarang yang merupakan bagian dari Quick Response System.

Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang juga membangun komunikasi dengan satkom-satkom (satuan komunikasi) di daerah pedesaan atau para relawan untuk memudahkan komunikasi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved