Berita Tegal

Cuaca Tak Menentu Akan Pengaruhi Kunjungan Wisata di Kabupaten Tegal Saat Libur Nataru

Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata Kabupaten Tegal, Ahmad Abdul Hasib, situasi ini akan memengaruhi objek wisata yang dikelola Pemkab Tegal.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
TRIBUN JATENG /Desta Leila Kartika
Suasana di pemandian air panas Pancuran 13 yang ada di Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal beberapa waktu lalu. Terlihat pengunjung mulai memadati wisata yang sempat tutup karena pandemi Covid-19.  

 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kunjungan wisata di Kabupaten Tegal diprediksi akan terpengaruh oleh cuaca yang tak menentu dan seringnya terjadi bencana alam.

Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata Kabupaten Tegal, Ahmad Abdul Hasib, situasi ini akan memengaruhi objek wisata yang dikelola Pemkab Tegal.

Adapun, objek wisata yang dimaksud yaitu Pemandian Air Panas Guci, Waduk Cacaban, dan Purwahamba Indah (Pur'in).


Hasib mengatakan, jika curah hujan masih tinggi, maka jumlah pengunjung yang berwisata akan mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.


Meskipun tahun 2021 kondisinya masih pandemi Covid-19, tapi antusias pengunjung sangat luar biasa dan kondisi cuaca juga tidak seekstrem tahun ini.


Jika tahun lalu jumlah wisatawan yang ke Guci bisa menyentuh angka lebih dari tujuh ribu, sedangkan momen libur nataru tahun ini diprediksi menurun atau puncaknya tujuh ribu pengunjung per hari di tanggal tertentu. 


"Ya kalau melihat situasi yang masih seperti ini, mendung, hujan, gerimis terutama di daerah atas seperti objek wisata Guci ya kemungkinan besar saat momen libur Natal dan tahun baru (Nataru) jumlah pengunjung menurun. Tapi menurunnya ini masih tergolong ramai," ungkap Hasib, pada Tribunjateng.com, Minggu (4/12/2022).


Hasib menyebut, puncak jumlah pengunjung diprediksi saat hari natal tanggal 25 Desember atau keesokannya  dan akhir tahun 30-31 Desember. 


Sedangkan rata-rata jumlah pengunjung di objek wisata Guci saat ini diangka dua ribu sampai empat ribu orang per hari. 


Kemudian untuk di Waduk Cacaban jumlah kunjungan bisa seribu sampai 1.500 pengunjung per hari. 


Sementara untuk di wisata Pur'in paling hanya kisaran 700 sampai 1.000 pengunjung per hari. 


"Kalau saya memprediksi jumlah pengunjung di Objek Wisata Guci puncaknya diangka tujuh ribu per hari tapi di tanggal tertentu. Sedangkan Waduk Cacaban puncak jumlah pengunjung bisa sampai dua ribu orang. Sedangkan untuk di Pur'in puncaknya 1.500 pengunjung, tapi ya tadi bergantung kondisi cuacanya juga," papar Hasib. (dta)

 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved