Berita Kudus

Korupsi Dana Desa Rp 259 Juta, Pak Kades di Kudus Ini Dihukum 1 Tahun Penjara

Mantan Kepala Desa (Kades) Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, berinisial EP divonis hukuman satu tahun pidana penjara. 

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: rival al manaf
Dok Kejaksaan Negeri Kudus
EP mantan Kades Undaan Lor Kudus saat menjalani persidangan secara daring 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Mantan Kepala Desa (Kades) Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, berinisial EP divonis hukuman satu tahun pidana penjara

Proses sidang putusan bergulir dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Semarang, pada Kamis, (1/12/2022).

Mantab kades tersebut terjerat kasus korupsi dana desa yang bersumber dari bantuan keuangan senilai Rp259juta.

Baca juga: Informa Adakan Donor Darah di Semarang

Baca juga: Tim Voli Semarang Juarai Kejurprov Bola Voli Kualifikasi Porprov XVI Jateng di Blora

Baca juga: Hasil Akhir 3-1 Belanda vs Amerika Serikat, Depay Tunggu Messi di 8 Besar

"Sudah sampai pada putusan, terdakwa mendapat putusan pidana penjara satu tahun," kata Arga Maramba, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kudus, saat dihubungi, Sabtu (3/12/2022).

Tidak hanya itu, EP juga akan mendapat denda senilai Rp50 juta.

Jika tidak sanggup membayar, akan diganti dengan masa kurungan penjara dua bulan.

Saat ini, mantan Kades Undaan Lor, mendekam di Rumah Tahanan Kelas IIB Kudus.

Putusan ini, juga sudah sesuai dengan tuntutan yang dilayangkan jaksa penuntut umum pada Kamis, (3/11/2022) lalu. 

Ada sejumlah alasan meringankan bagi terdakwa mengapa tuntutan hanya satu tahun dan denda Rp 50 juta.

Baca juga: Mbak Ita Launching Jersey Semarang 10K Di Oudetrap, Kota Lama Semarang

Baca juga: Longsor Mengakibatkan Tembok Makam di Wonosobo Roboh, 2 Makam Dipindahkan

Di antaranya, terdakwa telah mengembalikan kerugian negara hasil korupsi ratusan juta tersebut.

Selain itu, terdakwa juga menunjukkan sikap baik dan sopan selama persidangan. 

Kemudian, terdakwa juga sebagai kepala keluarga yang memiliki anak yang masih kecil dan membutuhkan bimbingan seorang ayah hingga penyelasan atas perbuatan yang sudah dilakukan. (Rad)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved