Opini

Politik Identitas dan Identitas Politik

Kami memiliki 4 anak, 2 laki-laki dan 2 perempuan. Sejak kanak- kanak setiap anak memiliki "identitas" sendiri.

Editor: galih permadi
Dok pribadi
Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kajian Politik PW Muhammadiyah Jateng 

Penulis: Khafid Sirotudin, Ketua Lembaga Hikmah dan Kajian Politik PW Muhammadiyah Jateng

TRIBUNJATENG.COM - Kami memiliki 4 anak, 2 laki-laki dan 2 perempuan.

Sejak kanak- kanak setiap anak memiliki "identitas" sendiri.

Yang jelas berbeda adalah identitas nama dan nama panggilan.

Coba kalo semua anak diberi nama sama, apa tidak bingung ketika kami memanggil satu nama tetapi keempat anak datang semua. 

Perbedaan atau keragaman berikutnya adalah golongan darah.

Golongan darah saya B, sementara istri A.

Maka anak-anak kami ada yang bergolongan darah B, A dan AB.

Untungnya golongan darah manusia hanya ada 4 yaitu A, B, AB dan O.

Coba kalo ada golongan darah AO, malah dikiranya nanti "merk" suatu produk minuman beralkohol.

Perbedaan identitas fisik juga ada.

Ada anak yang rambutnya seperti bapaknya dan ada yang seperti ibunya.

Ada yang memiliki lesung pipi kanan, pipi kiri dan kedua pipi.

Begitu juga dengan perbedaan bentuk raut muka, alis mata, warna kulit, jari jemari, letak "toh" (tanda lahir), "andeng-andeng" (tahi lalat) dan sebagainya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved