Erupsi Gunung Semeru
Erupsi Gunung Semeru Dikaitkan Netizen dengan Ucapan Joko Kendil, Sebut Semeru Akan Meletus Lagi
Pernyataan musafir Joko Kendil yang menyebut Gunung Semeru akan meletus lagi menjadi viral setelah Gunung Semeru mengalami erupsi pada Minggu (4/12/20
Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM - Pernyataan musafir Joko Kendil yang menyebut Gunung Semeru akan meletus lagi menjadi viral setelah Gunung Semeru mengalami erupsi pada Minggu (4/12/2022) dini hari.
Sebelumnya, Gunung Semeru yang ada di Lumajang, Jawa Timur mengalami erupsi kembali tepat satu tahun setelah erupsi besar Gunung Semeru pada Desember 2021 lalu.
Erupsi ini berupa guguran awan panas yang mengarah ke sisi Kbokan, Kecamatan Candipuro dan sisi Lanang, Kecamatan Pronojiwo.
Peristiwa erupsi Gunung Semeru ini pun dikaitkan netizen dengan ucapan musafir Joko Kendil yang viral beberapa waktu lalu.
Baca juga: Kronologi Mpok Alpa Ditipu Sahabat Dekat Rp 2 Miliar, Modus Bangun Rumah
Dalam sebuah video yang beredar pada bulan Oktober 2022 lalu, Joko Kendil pernah menyebut jika Semeru akan kembali meletus.
Video musafir Joko Kendil yang mengatakan Gunung Semeru akan kembali meletus pada 2028 membuat heboh netizen.
Video Joko Kendil mengatakan Gunung Semeru akan meletus tahun 2028 itu diunggah oleh sejumlah media sosial, di antaranya Instagram @terangmedia pada Minggu (23/10/2022).
Baca juga: Isi Surat Javier Zanetti Buat Romelu Lukaku, Imbas Tampil Buruk Bersama Belgia di Piala Dunia 2022
Dalam video itu, terlihat Joko Kendil tengah duduk merokok dengan seorang pria berbaju hitam.
Penampilan pria di samping Joko Kendil itu mirip dengan dukun.
Joko Kendil kemudian mengatakan jika Gunung Semeru akan meledak lagi.
"Gunung Semeru kui nko meledak neh kui nko (Gunung Semeru itu nanti meletus lagi)" ucap Joko Kendil.
"Tahun Piro? (tahun kapan)" tanya pria di sampingnya.
"2028 kui nko"jawab Joko Kendil.
"Tapi mudah-mudahan jangan," timpal pria berbaju hitam.
"Ning kenyataan iki, masalahe durung ntok penangkale aku ki.(Tapi kenyataan ini, masalahnya belum ketemu penangkalnya aku)"
Joko Kendil lalu berpesan kepada semuanya supaya terus bersolawat.
"Pokok e ojo turu sore, diakehi solawatan. (pokoknya jangan tidur sore, dibanyakin solawatnya),"
Namun kini musafir Joko Kendil belum memberikan tanggapan lagi pasca terjadi erupsi di Semeru.
Sementara itu, akibat erupsi ini sekitar 2.219 harus mengungsi.
Saat ini terdapat 12 titik pengungsian yang sudah disiapkan dan diisi pengungsi sebanyak 2.219 jiwa.
Di antaranya SDN 4 Supiturang sebanyak 266 jiwa, Masjid Supiturang sebanyak 70 orang, Masjid Nurul Jadid Pronojiwo 70 orang, Balai Desa Oro-Oro Ombo sebanyak 217 jiwa, SMPN 2 Pronojiwo 100 orang, SDN 2 Sumberurip sebanyak 119 jiwa.
Kemudian di Balai Desa Sumberurip sebanyak 228 jiwa, Balai Desa Penanggal sebanyak 131 jiwa, Pos Gunung Sawur, Ds. Sumberwuluh, Kec. Candipuro sebanyak 52 jiwa, Balai Desa Pasirian sebanyak 216 jiwa, Lapangan Candipuro sebanyak 150 jiwa dan Kantor Kecamatan Candipuro sebanyak 600 jiwa.
(*)