Berita Kriminal

Tak Terima Pacar Open BO Tak Lewat Dirinya, Pemuda Palembang Dorong Pria Hidung Belang dari Lantai 5

Seorang pemuda di Palembang mendorong tamu hotel dari lantai 5 hingga tewas karena telah berhubungan intim dengan pacarnya.

Editor: rival al manaf
Istimewa
Seorang pemuda di Palembang mendorong tamu hotel dari lantai 5 hingga tewas karena telah berhubungan intim dengan pacarnya. 

TRIBUNJATENG.COM, PALEMBANG - Seorang pemuda di Palembang mendorong tamu hotel dari lantai 5 hingga tewas karena telah berhubungan intim dengan pacarnya.

Bukan karena cemburu, pelaku bernama Bagas Ramadhani Putra (21) kesal pacarnya Open BO diam-diam tanpa lewat dirinya.

Korban adalah MN (26), seorang tamu hotel di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Sumatera Selatan.

Ia tewas setelah jatuh dari lantai lima pada Jumat (2/12/2022) malam.

Baca juga: Joko Arini Akhirnya Ditemukan Seusai Dua Hari Menghilang, Tewas Mengapung di Sungai Pemali Brebes

Baca juga: Malangnya Nasib Pelajar SMP Kehilangan Nyawa Setelah Pergoki Pelaku Maling Ayam

Awalnya korban diduga bunuh diri, namun dari hasil penyelidikan korban ternyata jatuh setelah didorong oleh dua pelaku yakni MDP (17) dan Bagas Ramadhani Putra (21).

Hal tersebut dijelaskan oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib.

Ia mengatakan hasil olah TKP menunjukkan adanya kejanggalan bila korban disebut bunuh diri.

Dari temuan itu kemudian didalami kembali sampai akhirnya disimpulkan pria berusia 26 tahun itu sengaja didorong jatuh sampai tewas.

“Setelah indikasi pembunuhan ini kuat, kami langsung mengejar dua orang pelaku ini dan tadi malam berhasil ditangkap,” kata Ngajib saat melakukan gelar perkara, Selasa (6/12/2022).

Ia mengatakan kesimpulan pembunuhan tersebut diambil setelah polisi memeriksa TKP dan CCTV.

"Dari CCTV terlihat jelas bahwa ada orang lain di depan kamar korban yang turut masuk dari situ kami melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku MDP terlebih dahulu."

"Barulah kemudian pelaku Bagas ditangkap tim gabungan di Kabupaten Lahat, " ujar Ngajib.

Kasus tersebut berawal saat korban MN berkenalan dengan SR (16) di aplikasi chatting.

Lalu mereka pun sepakat untuk kencan dengan tarif Rp 800.000.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved