Berita Semarang

Total HPS LPSE Pekerjaan Konstruksi di Kota Semarang Tahun Ini Capai Rp 400 Miliar Lebih  

Terdapat 103 pekerjaan konstruksi yang ditangani Pemkot Semarang bersama pihak ketiga di tahun 2022.

Penulis: budi susanto | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Budi Susanto
Kepala DPU Kota Semarang Sih Rianung saat ditemui Tribunjateng.com di Jalan Sirwijaya, Selasa (6/12) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terdapat 103 pekerjaan konstruksi yang ditangani Pemkot Semarang bersama pihak ketiga di tahun 2022.

Dari total pekerjaan konstruksi tersebut 88 pekerjaan telah terselesaikan tendernya.

Total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dari 88 pekerjaan konstruksi yang tertera di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Semarang di angka Rp 351,3 miliar lebih.

Baca juga: Dewan Mengevaluasi Proyek Infrastruktur di Blora, Subroto: Selalu Terkesan Terburu-buru

Baca juga: DPRD Kota Semarang Minta Dinas Teknis Awasi Pembangunan Agar Rampung Sesuai Kontrak

Baca juga: Lirik dan Chord Kunci Gitar Tuan Nona Kesepian Tulus

Sementara pekerjaan konstruksi yang batal tender mencapai 13 pekerjaan dengan nilai HPS Rp 41,9 miliar.

Tak hanya itu, dua pekerjaan konstruksi juga tercatat gagal tender dengan total HPS Rp 7,9 miliar.

Dua pekerjaan konstruksi tersebut adalah rehab gedung Shopping Center Johar (SCJ) senilai Rp 5 miliar dan pembangunan Kampung Jawi dengan HPS Rp 2,9 miliar.

Jika ditotal, seluruh pekerja konstruksi melalui APBD 2022 di Kota Semarang di angka Rp 400 miliar lebih.

Menyoal progres seluruh pekerja konstruksi di Kota Semarang tersebut, Kepala DPU Kota Semarang, Sih Rianung, mengatakan, progresnya mendekati penyelesaian.

Di mana rata-rata progres pekerjaan konstruksi di angka 80 persen lebih.

Meski demikian, ia mengaku masih ada pekerjaan yang baru mencapai 70 persen.

"Untuk itu kami minta pengembang melakukan percepatan di sisa waktu yang ada," ucapnya, Rabu (7/1/2022).

Ia berujar sisa waktu untuk merempungkan pekerjaan konstruksi dari anggaran APBD 2020 hanya tiga pekan.

Ia juga menerangkan sejumlah pekerjaan yang harus segera dikebut oleh kontraktor.

Yang pertama adalah drainase di Jalan Tentara Pelajar, Jembatan Kaca, pompa air di Hasanuddin hingga jalan tembus dari Jangli menuju Undip Tembalang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved