Berita Batang

BPN Batang Akui Baru Kali Ini Temui Notaris/PPAT Miliki Spesimen dengan Tandatangan Banyak

Permasalahan permintaan salinan Akta Jual Beli (AJB) pengusaha properti di Batang, Karnoto dengan Notaris/PPAT, Pongki Sugiarto.

Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng/ Dina Indriani
Pengusaha Properti, Karnoto saat menunjukkan salinan AJB dengan spesimen tandatangan notaris yang berbeda-beda. 

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Permasalahan permintaan salinan Akta Jual Beli (AJB) pengusaha properti di Batang, Karnoto dengan Notaris/PPAT, Pongki Sugiarto masih berlanjut.

Bahkan, dalam audiensi yang digelar, Jumat (9/12/2022) di Kantor BPN Batang menemukan fakta baru.

Karnoto menunjukkan beberapa bukti salinan AJB yang dikeluarkan Notaris/PPAT, Pongki Sugiarto itu tertera tandatangan yang berbeda-beda.

Baca juga: Menang Lawan Chou Tien Chen, Jojo Susul Anthony Ginting ke Semifinal BWF World Tour Finals 2022

Baca juga: Jangan Lewatkan, Tarif Super Murah Naik Kereta Api, Ikuti Saja KAI Access 12.12 Online Promo

Baca juga: Panwaslu Lakukan Pendataan Baliho Bernuasa Kampanye Politik di Purwojati Banyumas

"Ada beberapa salinan AJB yang dikeluarkan Pongki dengan tandatangan yang berbeda-beda, ini yang saya pegang ada tiga, entah yang diakuinya tandatangan yang mana," ujar Karnoto.

Plt Kepala Seksi Penetapan dan Pendaftaran Hak (PHP) BPN Batang, Bambang Widodo mengaku baru kali ini di Batang menemukan adanya spesimen tandatangan notari/PPAT yang berbeda-beda. (*)

"Kami juga baru tau tenyata ada beberapa tandatangan, kami belum bisa komentar banyak, dan baru kali ini ada spesimen banyak di Batang," tuturnya usai audiensi. 

Lebih lanjut, mengenai hal itu pihaknya masih akan mendiskusikan dengan Majelis Pembina dan Pengawas Daerah (MPPD) PPAT Kabupaten Batang.

"Pada prinsipnya nanti tetap keputusan pada MPPD, akan dirapatkan dan dilihat dulu sejauh mana, jika memang ada pelanggaran setau kami harusnya ada sanksi," ujarnya.

Terpisah, Menurut Kuasa Hukum Pongki Sugiarto, Martono Maulana, spesimen tandatangan yang berbeda-beda bukan masalah dan menjadi hak kepribadian.

"Kalau menurut saya tidak masalah tandatangannya beda-beda, saya juga sudah berganti tandatangan tiga kali, asalkan memang itu diakui ya tidak masalah," ujarnya.

Terkait yang mana tandatangan yang diakui oleh Pongki Sugiarto, Ia mengatakan harus konfirmasi dengan kliennya 

"Untuk tandatangan yang mana yang diakui domainnya bukan saya yang menjawab, harus konfirmasi dengan Pak Pongkinya," pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved