Berita Pendidikan

FTI UPGRIS akan Gelar Seminar Tentang Smart Building and City, Ini Para Pematerinya

Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) akan menggelar Science and Engineering National Seminar (SENS) VII

Penulis: amanda rizqyana | Editor: rival al manaf
Dokumentasi Humas Universitas PGRI Semarang (UPGRIS)
Science and Engineering National Seminar (SENS) VII bertema 'Smart Building and City' yang akan diselenggarakan oleh Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) secara dalam jaringan (daring). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) akan menggelar Science and Engineering National Seminar (SENS) VII.

Seminar yang dengan tema 'Smart Building and City'  akan digelar secara daring.

Smart Building merupakan sistem aplikasi yang menggabungkan antara teknologi dan pelayanan untuk lingkungan rumah atau gedung.

Fungsi dan tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kenyamanan dan keamanan penghuninya.

Baca juga: 103 Pelajar SMP Berprestasi di Banyumas Terima Penghargaan dari Wakil Bupati Sadewo

Baca juga: Layaknya SPBU, Pertashop Milik Damar Sasongko Dilengkapi Resto, Lokasinya di Mangunharjo Semarang

Baca juga: Ini Isi Surat Surya Paloh yang Tak Hadiri Langsung Pernikahan Kaesang - Erina Gudono

Dekan FTI UPGRIS, Dr Slamet Supriyadi menjelaskan jika kegiatan ini dilaksanakan untuk dapat mengembangan dan memberikan kontribusi terkait konsep, dan teknik implementasi.

“Kegiatan tahunan ini dilaksanakan dalam rangka memfasilitasi hasil penelitian bidang sains dan teknologi bagi akademisi dan praktisi industri yang terlibat di bidang informatika, teknik elektro, teknik mesin, arsitektur, teknik sipil, dan teknologi pangan di UPGRIS,” terang Dr Slamet. 

Beberapa pemateri yang akan hadir Dr. Eng. Mochamad Donny Koerniawan, S.T., M.T.m, dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Hadir pula Yudistira Nugraha, S.T., M ICT Adv., D.Phil., selaku Direktur Smart City Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.

Ia menyampaikan, pemahaman dan wawasan 'Smart Building” ini sangat diperlukan sebagai penentu arah kebijakan pembangunan di masa mendatang serta memberikan perubahan mindset atau pola pikir.

"Perubahan mindset sehingga arah pembangunan dapat lebih terarah menuju dunia yang lebih efisien, nyaman dan sustainable," pesan Yudistira Nugraha, D.Phil.  (arh)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved