Berita Semarang

Nelayan Tapak Semarang Pilih Antar Pemancing dan Tangkap Udang Putih daripada Cari Ikan

Para nelayan kecil di kampung pesisir Tapak, Tugu lebih memilih jadi pencari udang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Iwan Arifianto
Nelayan Tapak Semarang saat pulang mencari udang putih untuk dijual ke pemancing sebagai umpan, Jumat (9/12/2022). 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Para nelayan kecil di kampung pesisir Tapak, Tugu, Kota Semarang lebih memilih untuk menjadi pencari udang dan pengantar pemancing daripada mencari ikan.

Beralihnya sumber pendapatan itu dilakukan lantaran hasil tangkap ikan sudah tidak menjanjikan lagi.

Nelayan Tapak, Kandar (61) menjelaskan, hasil tangkapan ikan susah makanya sekarang mengandalkan udang putih.

Alasan mencari udang putih karena tidak perlu melaut terlalu jauh.

Selain itu, udang putih tersebut laris manis dijual untuk umpan para pemancing.

"Iya dijual ke para pemancing," katanya.

Ia dalam sehari mampu menangkap 2 kilogram udang putih. 

Perkilogram udang putih di pasaran dipatok Rp50 sampai Rp60 ribu, namun udang ukuran kecil dijual Rp35 ribu hingga Rp40 ribu.

Nelayan Tapak Semarang saat pulang mencari udang putih untuk dijual ke pemancing sebagai umpan, Jumat (9/12/2022).
Nelayan Tapak Semarang saat pulang mencari udang putih untuk dijual ke pemancing sebagai umpan, Jumat (9/12/2022). (Tribun Jateng/Iwan Arifianto)

Artinya sehari mampu kantongi uang Rp70 ribu hingga Rp120 ribu.

"Ya paling kepotong untuk beli solar Rp12 ribu perliter itu sudah buat pulang pergi," ucapnya.

Nelayan Tapak, Eko (60) mengatakan, sudah beberapa tahun terakhir mengurangi aktivitas mencari ikan karena pekerjaan mengantarkan orang mancing ke rumpon lebih menjanjikan.

"Paling ramai Sabtu-Minggu  sehari bisa ada 15 orang. Setiap orang bayar Rp25 ribu pulang pergi," katanya.

Akibat kesibukan itu, ia kini mencari ikan hanya seminggu sekali.

Itupun hanya memasang jaring untuk menyasar ikan baramundi atau kakap putih.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved