Berita Viral
Viral Pria Tepok Pantat Pengendara Wanita di Jalan Raya dalam Kondisi Ramai, Ditegur Tak Peduli
Viral video seorang pria nekat menepok pantat pengendara wanita di tengah jalan ramai. Dalam video itu tampak iring-iringan motor sebuah pawai.
Penulis: Adelia Sari | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM - Viral video seorang pria nekat menepok pantat pengendara wanita di tengah jalan ramai.
Dalam video itu tampak iring-iringan motor sebuah pawai.
Tampak seorang wanita rambut panjang yang membonceng temannya.
Wanita itu mengenakan celana pendek sepaha.
Baca juga: Bunuh Bendahara KONI Kayong Utara Kalbar, Prajurit TNI AU Sertu Agus Divonis Penjara Seumur Hidup
Dari belakang wanita itu melaku dua orang pria yang mengendarai sepeda motor.
Pria yang membonceng langsung menepok pantat korban.
Merasa dilecehkan, wanita itu langsung memaki pria itu dari atas motor.
Namun pria itu tidak menghiraukan dan asyik berjoget mengikuti musik pawai.
Baca juga: Aji Santoso Minta Pemain Persebaya Tetap Waspada meski Persija Tak Diperkuat 2 Pemain Asing
Video ini pun mendapat banyak komentar dari para netizen.
Ada yang menyalahkan wanita itu karena memakai baju terbuka.
Namun tak sedikit uang membela wanita itu.
@ruli.id "Ga peduli pakaiannya apa, pelecehan ya pelecehan. Yg mondok aja ada di cabuli"
@sukdiyoung8 "Maaf mas nya yg melakukan pelecehan udah pasti salah ..maka y mbak pakai pakaian jangan minim seperti itu lah ..kita laki2 mbak jadi klepek2 kalau liat cewek kaya mbak.. setengah mati kita laki2 nahan gejolak nafsu ini mbak...kalau dirumah gak jadi masalah mbak memakai pakaian seperti itu...lah kalau di luar di tempat umum kan gak pantes mbak"
@r.ezukii.co "Kalau dia pakai baju sopan, bisa lah di bela,ni udah pakai celana pendek, dibela pula.. ya atas nama cowok kalau ada kesempatan, ya kesetanan"
@sunaryo_020822 "Buseet dah jdi cowo tngan ny celamitan bngt ya.. up trs smpe ktangkep pelaku nya"
Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dimana insiden ini terjadi.
Selain itu, para pengendara dalam video itu tidak memasang plat nomor mereka. (*)