Berita Banyumas

Asiknya Petik Buah di Desa Kebocoran Banyumas, Bupati Husein Berpesan Jadikan Wisata Edukasi

Bupati Banyumas, Achmad Husein memanen perdana buah melon di Greenhouse Mina Pisang di Desa Kebocoran

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Permata Putra Sejati
Bupati Banyumas, Achmad Husein saat memanen buah Melon di Greenhouse di Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Senin (19/12/2022). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas, Achmad Husein memanen perdana buah melon di Greenhouse Mina Pisang di Desa Kebocoran, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas Senin (19/12/2022).

Geenhouse tersebut awalnya adalah tanah yang tidak laku, namun kini berhasil dimanfaatkan untuk greenhouse melon

Kepala Desa Kebocoran, Eri Pujiono mengatakan di tanah tersebut dulunya adalah tanah yang susah dialiri air.

Baca juga: Eks Napi Teroris Curhat dengan Bupati dan Ketua DPRD Banyumas Ingin Dukungan Wirausaha Mandiri

Baca juga: Istri Panglima TNI Yudo Margono Ternyata Seorang Polisi, Berikut Sosok Veronica Yulis Prihayati

"Bahkan dilelang saja tidak laku. Kemudian oleh Pemdes, melalui program ketahanan pangan, dibangunlah greenhouse melon

Tahun lalu, kita galakan program Ketahanan Pangan.  Kita ada kelompok Budidaya Mina Pisang. Jadi, kolam disela-sela pohon pisang," ungkapnya kepada Tribunbanyumas.com.

Lalu kemudian pada awal 2022 berkembang membuat greenhouse. 

Ini adalah panen pertama setelah 90 hari.

 Hasilnya, semua tanaman berbuah. 
 
"Kalau satu pohon berbuah 5, kita sisakan satu.Di greenhouse terdapat 600 pohon melon.

Jenis melonnya adalah Golden Aroma, yang biasa dijual per kg mencapai Rp35 ribu," jelasnya.

Buahnya akan dijual ke pihak ke tiga, seperti supermarket.

Namun, saat ini pihak desa akan memanfaatkan untuk wisata edukasi. 

Untuk anak-anak sekolah bisa menanam dan memanen.

Bupati Achmad Husein menyebutkan, ini merupakan program yang inovatif. 

Tak hanya budidaya melon saja, melainkan juga bisa menjadi wisata edukasi. 

"Saya berpesan, jangan sampai Demenyar atau demen nek anyar. Jangan sampai hanya permulaan saja. Nanti setelah ini, kalau ada masalah, lalu putus asa," ungkapnya.

Dia menjelaskan usaha seperti itu, maka tidak akan terlepas dari masalah. 

Bahkan diawal-awal ini sudah diuji dengan masalah pergantian musim. 

Bupati berpesan jangan sampai putus asa. (jti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved