Puisi Kepada Bunda Sanusi Pane
Puisi kepada Bunda Sanusi Pane. Berikut puisi Kepada Bunda: Kepada Bunda Terkenang di hati mengarang sari, Yang kupetik dengan berahi
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM- Puisi kepada Bunda Sanusi Pane.
Berikut puisi Kepada Bunda:
Kepada Bunda
Terkenang di hati mengarang sari,
Yang kupetik dengan berahi
Dalam kebun jantung hatiku,
Buat perhiasan Ibunda-Ratu.
Puisi Rindu Sanusi Pane
Rindu
Lambat laun lara rohani
Disembuhkan penawar waktu
Luka terbuka hati nurani
Akan ditutup sudah tentu.
Rasa risau bertukar damai,
Kalau wajah hilang di mata,
Kenangan-kenangan indah permai,
Hanya tinggal semata-mata.
O, harapan tidak berguna.
Rindu bertambah sebalik kurang,
Cinta mendalam semakin hari.
Tinggal aku bermuram durja,
Serasa burung kehilangan sarang.
Tak berhasil buangan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sanusi-pane.jpg)