Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fokus

Fokus: Tahun Depan Lebih Baik Lagi

TAHUN BARU 2023 sudah diambang pintu, Tidak terasa saat ini kita sudah berada di penghujung tahun 2022. Tidak lama lagi akan memasuki tahun 2023.

Penulis: Catur waskito Edy | Editor: m nur huda
tribunjateng/grafis/bram
Tajuk Ditulis Oleh Jurnalis Tribun Jateng, Catur Waskito Edy 

Tajuk Ditulis Oleh Jurnalis Tribun Jateng, Catur Waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM - TAHUN BARU 2023 sudah diambang pintu, Tidak terasa saat ini kita sudah berada di penghujung tahun 2022. Tidak lama lagi akan memasuki tahun 2023.

Apalagi presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka kemungkinan pemerintah segera mencabut kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Indonesia.

"Kemarin kasus harian kita berada di angka 1.200. Dan mungkin nanti akhir tahun kita akan menyatakan berhenti PSBB, PPKM kita," kata Jokowi dalam acara Outlook Perekonomian Indonesia 2023 di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022).

Jokowi menyebut pertimbangan untuk menghentikan PPKM itu dilakukan mengingat jumlah kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan tren penurunan cukup signifikan dibandingkan saat-saat puncak gelombang Covid-19 Delta dan Omicron di Indonesia.

Tentu kabar gembira itu patut disyukuri dan dimaknai sebagai kebangkitan bersama untuk menyambut tahun baru untuk menjadi lebih baik lagi. Umumnya manusia di belahan bumi ini dalam memasuki tahun baru di berbagai negara tak terkecuali Indonesia adalah dengan merayakannya.

Mereka begadang semalam suntuk, pesta kembang api, tiup terompet pada detik-detik memasuki tahun baru, membunyikan klakson mobil bersama, pesta barbeque dan makan makan bersama dengan keluarga juga teman-teman menunggu saat pergantian tahun baru. Perayaan tersebut sudah menjadi tradisi sejak dulu hingga sekarang.

Perlukah kita berpesta pora dengan dalih setahun sekali dan merayakan bebas PPKM? Jawaban kita akan menentukan kualitas tujuan hidup kita sendiri. Tidak ada yang salah, terserah masing-masing individu untuk mengisinya.

Persiapan perayaan menyambut tahun baru ini juga dibicarakan di warung Mbah Man. “Gimana kalau kita bakar-bakar ikan atau apa sambil menyalakan kembang api, biar semarak dan laris warung Mbah Man,” usul Rojul. “Betul Mbah, saya siap jadi EO-nya mbah nanti kita buatkan door price yang menarik,” tambah Fulan mengkompori si Rojul.

Mbah Man hanya terdiam dan mengingatkan kepada orangtua dan generasi muda, silahkah merayakan dengan baik dan tidak merugikan diri kita sendiri apalagi orang lain. Mbah Man mengingatkan bahwa Firman Allah dan sabda Rasulullah bahwa Tidak datang satu Zaman kecuali Zaman sesudahnya lebih buruk daripada Zaman sebelumnya. (HR.Bukhari)

“ Tahun yang akan datang akan lebih jelek daripada tahun sebelumnya, dipandang dari sisi agama. Bukan jelek dalam konteks duniawi; seperti perkembangan teknologi dan lain-lain, melainkan moral dan akhlaq yang semakin rusak,” kata Mbah Man.

Ancaman akhir zaman ini bukan hanya moral, LBGT, Narkoba dan miras yang merajalela yang selalu mengintai Generus Penerus Bangsa kita. Mari sama-sama kita jaga Generasi Penerus kita untuk menjadi insan berkarakter demi mewujudkan Indonesia Emas 2045 . Semoga! (Tribun Jateng Cetak)

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved