Berita Kabupaten Pekalongan

Dedikasi untuk Negeri, BI Tegal Salurkan Bantuan untuk Sar Bumi Santri Pekalongan

Alat-alat yang diberikan Bank Indonesia seperti perahu karet, helm, sepatu karang, life jaket rescue, tali untuk evakuasi dari ketinggian, dan tandu

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muslimah
Dok SAR Bumi Santri
SAR Bumi Santri Pekalongan saat menerima bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) guna mendukung pemulihan ekonomi nasional, di lapangan Tenis Indoor Bank Indonesia Tegal, Kamis (22/12/2022). PBSI tersebut bertemakan Dedikasi untuk Negeri.

Kepala Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Tegal, Taufik Amrozy mengatakan, sebagaimana tanggung jawab sosialnya, Bank Indonesia mempunyai program untuk turut membantu pemerintah dan masyarakat sekitar dalam program kemandirian ekonomi dan UMKM.

"Penerima manfaat bantuan sosial (bansos) ini di wilayah eks Karesidenan Pekalongan, antara lain pesantren, UMKM dan tim SAR. Bantuan sosial itu diberikan dalam bentuk barang," kata Kepala Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Tegal, Taufik Amrozy saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (23/12/2022).

Pihaknya mengungkapkan, bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak negatif terhadap perekonomian nasional dan regional termasuk di Eks Karesidenan Pekalongan.

Oleh karena itu, untuk menjaga resiliensi perekonomian diperlukan upaya nyata untuk membangkitkan ekonomi lokal berbasis kelompok masyarakat dan UMKM sebagai salah satu tulang punggung perekonomian nasional.

"Adanya penyebaran Covid-19 berbagai varian yang begitu cepat, telah berdampak pada dilakukannya kebijakan PPKM darurat sehingga aktivitas perekonomian menjadi sangat terbatas. Namun demikian, pasca penerapan PPKM darurat tersebut, Alhamdulillah secara bertahap perekonomian dapat pulih."

"Sebagai upaya untuk mengakselerasinya, Bank Indonesia berkolaborasi dengan eksekutif dan legislatif (dalam hal ini komisi 11 DPR RI) memberikan bantuan sosial untuk program kemandirian ekonomi dan UMKM," ungkapnya.

Taufik menambahkan, pada kesempatan ini Bank Indonesia memberikan Paket Program Pengembangan Ekonomi dan UMKM senilai Rp 3 miliar rupiah yang tersebar di wilayah Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Pekalongan.

"Kami harapkan adanya bantuan ini, dapat bermanfaat serta membantu tim SAR Bumi Santri. Semoga apa yang diberikan oleh Bank Indonesia bisa digunakan untuk membantu penanggulangan atau mitigasi di Kabupaten Pekalongan."

"Walaupun bantuan ini tidak seberapa, mudah-mudahan bisa turut melengkapi sarana dan prasarana yang diperlukan oleh SAR Bumi Santri," tambahnya.

Sementara itu, Ketua SAR Bumi Santri M Rofiansa Sulthon mengucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia atas bantuan yang diberikan kepada SAR Bumi Santri.

"Bantuan yang diberikan Bank Indonesia Tegal ini sangat bermanfaat untuk menunjang kinerja anggota SAR Bumi Santri," kata Ketua SAR Bumi Santri M Rofiansa Sulthon.

Kabupaten Pekalongan mempunyai medan sangat luas, terdiri dari pegunungan, dan dekat dengan pesisir pantai Utara. Alhasil sering terjadi bencana alam seperti tanah longsor, angin puting beliung, banjir, dan rob.

"Alat-alat yang diberikan Bank Indonesia seperti perahu karet, helm, sepatu karang, life jaket rescue, tali untuk evakuasi dari ketinggian, dan tandu evakuasi ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat ketika melakukan operasi SAR," imbuhnya. (Dro)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved