Puisi Catatan 1961 Tersisa - Sitor Situmorang
Puisi Catatan 1961 Tersisa Sitor Situmorang. Berikut puisi Sitor Situmorang: CATATAN 1961 TERSISA di pelataran atas gerbang istana kaisar wu pi ph
Penulis: Ardianti WS | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM- Puisi Catatan 1961 Tersisa Sitor Situmorang.
Berikut puisi Sitor Situmorang:
CATATAN 1961 TERSISA
di pelataran atas gerbang istana kaisar
wu pi phu – presiden negara –
deng xiao ping – sekjen partainya –
menerima para gubernur dan
tamu-tamu dari 6 benua
langit malam diterangi kembangapi
menggelegar seperti gemuruh pedang
1000 jengis khan dari padang udara
bergema sampai jauh di lautan
tentara mongol atau lasykar han?
sejarah terbalut kaligrafi sajak
di kaki patung raksasa mao –
tak mampu aku baca artinya
di wajah tuan rumah
yang terbalut pekat malam
nampak lakon sekilas
percikan kembangapi
di langit yang bisu
siapa penakluk, siapa yang ditaklukkan?
siapa pemenang, siapa yang dimenangkan?
- kelir berganti -
dalang, penonton, pengamat
samasama terbalut langit bisu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sitor-situmorang.jpg)