Berita Blora

Penutupan Gelaran Pameran Blora Fest 2022, Transaksi Sentuh Angka Rp 450 Juta

Penutupan gelaran Pameran Blora Fest 2022 yang digelar di lapangan Eks Pasar Induk Lama Blora.

Penulis: ahmad mustakim | Editor: rival al manaf
(TRIBUNMURIA/AHMAD MUSTAKIM)
Bupati Blora Arief Rohman beesama forkopimda saat acara sarasehan "Ngopi Bareng Bupati, UMKM Bangkit" lapangan Eks Pasar Induk Lama Blora mulai Rabu (21/12/2022) hingga Kamis (29/12/2022)  

TRIBUNJATENG.COM, BLORA – Penutupan gelaran Pameran Blora Fest 2022 yang digelar di lapangan Eks Pasar Induk Lama Blora mulai Rabu (21/12/2022) ternyata mampu memutar roda perekonomian para pelaku UMKM di Kabupaten Blora.  

Tercatat, jumlah transaksi di event itu menyentuh di kisaran Rp 450 juta.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kiswoyo, dalam acara sarasehan "Ngopi Bareng Bupati, UMKM Bangkit" pada Kamis (29/12/2022), mengungkapkan dalam event Blora Fest 2022 terjadi perputaran ekonomi hingga ratusan juta rupiah.

"Transaksi menunjukan yang berputar pada event tersebut sudah hampir Rp 450 juta. Ini  sangat luar biasa, nanti kalau ditambah (waktu pameran) sampai malam tahun baru prediski kami akan bertambah lagi," ungkap Kiswoyo.

Kiswoyo menerangkan, pameran yang berlangsung hingga Kamis (29/12/2022) itu banyak para pelaku UMKM menginginkan agar pelaksanaan pameran diperpanjang hingga malam pergantian tahun.

Diketahui, di Blora Fest 2022 melibatkan para pelaku UMKM yang ada di Blora, termasuk para pelaku usaha dari kerajinan kayu, furniture, batik, kuliner, dan lainnya, hingga tanaman Bonsai. 

Setidaknya ada 64 stand pameran yang memeriahkan gelaran event, termasuk tidak ketinggalan aneka wahana hiburan permainan turut menjadi daya tarik bagi masyarakat.

"Kita akan terus berupaya berkolaborasi dengan stakeholder, baik lembaga keuangan pelaku usaha pasar modern kita terus berupaya untuk mendorong produk UMKM di Blora, agar bisa dikenal masyarakat," terang Kiswoyo. 

"Beberapa kali kita melakukan pameran bersama dekranasda seperti pada bulan Ramadhan, festival kuliner, dan lainnya," sambung Kiswoyo.

Sementara itu, Bupati Blora Arief Rohman akan mendorong agar diselenggarakannya berbagai event untuk mendukung UMKM yang ada di Blora terus bergeliat. 

Termasuk agar produk UMKM Blora nantinya bisa dikenal luas dan diminati masyarakat.

"Sinergi ini ke depan akan terus kita lakukan bersama. Tolong siapkan event lagi mungkin Ramadhan, Maret kita satu bulan full nanti disiapkan ditata untuk event nanti biar ekonomi masyarakat bisa bergerak dengan menampilkan potensi yang dimiliki," jelas Arief Rohman

Dikatakannya, pemkab akan terus mendukung upaya-upaya untuk kemajuan UMKM yang ada di Blora

Termasuk dengan melibatkan berbagai pihak dalam berbagai gelaran event, seperti perbankan, komunitas, hingga sekolah-sekolah.

"Semakin banyak event, semakin bagus untuk UMKM kita,  baik di Blora maupun Cepu semoga bisa minimal 3 bulan sekali ada event pameran," terang Arief Rohman

Sementara itu, salah satu peserta Blora Fest yakni Totok, mewakili komunitas penghobi tanaman Bonsai menyambut baik dan mengapresiasi adanya kegiatan pameran tersebut.

Ia berharap nantinya komunitas-komunitas yang ada di Blora dapat terus dilibatkan dalam memeriahkan berbagai event pameran.  

"Kami mewakili teman teman komunitas bonsai yang ada di Blora mengucapkan terima kasih kepada Pemkab yang kali ini memfasilitasi teman-teman komunitas ini,  Semoga dari komunitas-komunitas setiap ada pameran bisa terus digandeng," harap Totok. (kim) 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved