PSIS Semarang
Ayo PSIS Semarang Gerak Cepat, Gelandang Timnas Luthfi Kamal Sudah Resmi Dilepas Barito Putera
Ayo PSIS Semarang Gerak Cepat, Gelandang Timnas Luthfi Kamal Sudah Resmi Dilepas Barito Putera
Penulis: Fachri Sakti Nugroho | Editor: galih permadi
Ayo PSIS Semarang Gerak Cepat, Gelandang Timnas Luthfi Kamal Sudah Resmi Dilepas Barito Putera
TRIBUNJATENG.COM - Luthfi Kamal telah dilepas oleh Barito Putera jelang dibukanya jendela transfer paruh musim Liga 1 2022-2023, Minggu (1/1/2023).
Hal ini diungkapkan oleh Barito Putera melalui unggahan di Instagram.
Tak hanya Luthfi Kamal yang dilepas oleh Barito Putera.
Baca juga: Bek PSIS Semarang Alie Sesay Diincar RANS Nusantara, Kariernya Tak Terselamatkan di Mahesa Jenar?
Namun Ambrizal Umanailo, Rendy Saputra dan Yogi Hermawan juga ikut dilepas.
"Terima kasih atas cinta dan dedikasinya selama berseragam Laskar Antasari."
"Sukses untuk petualangan kalian selanjutnya."
"Sekali keluarga tetap keluarga," tulis akun Barito Putera.
PSIS Semarang Tertarik Datangkan Luthfi Kamal
PSIS dikabarkan tertarik mendatangkan pemain berlabel Timnas Indonesia, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah.
Pemain berusia 23 tahun itu berposisi sebagai gelandang bertahan.
Posisi Luthfi Kamal sama dengan Jonathan Cantillana.
Sehingga banyak yang berspekulasi Luthfi Kamal akan diproyeksikan sebagai pengganti Cantillana di PSIS Semarang.
Sedangkan Cantillana, diprediksi akan mengakhiri kerjasama dengan PSIS Semarang setelah paruh musim atau Liga 1 2022-2023 berakhir.
Spekulasi ini muncul setelah Cantillana menebar kode melalui unggahan media sosialnya.
Melalui Instagram Story @jonathancantillana_10 pada Rabu (7/12/2022), sang gelandang asing asal Palestina menyatakan kode-kode.
"5 pertandingan berikutnya saya pikir saya akan menjadi yang terakhir dengan jersey ini. Kami akan berjuang di setiap pertandingan untuk menyelesaikannya dengan cara terbaik. Dan kemudian kembali ke keluarga saya dan memikirkan tantangan baru bersama (emot bola)," tulis Jonathan Cantillana di unggahan Instagram story-nya tersebut.
Unggahan Jonathan ini juga mendapat banyak reaksi dari netizen pendukung PSIS Semarang.
Mereka menginginkan Jonathan Cantillana tetap berada di PSIS Semarang.
Jonathan Cantillana selalu menjadi pemain penting di PSIS Semarang.
Untuk musim ini, dari 11 pertandingan, Jonathan Cantillana telah menorehkan tiga gol untuk PSIS Semarang di Liga 1 2022.
Jonathan Cantillana bergabung dengan PSIS Semarang sejak musim 2019/2020 lalu.
Gelandang serang asal Palestina tersebut telah mencatatkan 61 pertandingan untuk Laskar Mahesa Jenar.
Jonathan Cantillana juga telah menorehkan 16 gol dan 5 assist.
Kabar terbaru, Jonathan Cantillana dikabarkan akan bergabung dengan klub asal Thailand.
Isu soal kepergian Jonathan Cantillana berefek domino kepada Luthfi Kamal.
Luthfi Kamal merupakan pemain bagus, muda dan enerjik.
Bermain sebagai gelandang bertahan, Luthfi Kamal tak kalah dari pemain asing yang ada di Liga 1.
Kemampuannya juga membuat Indra Sjafri kepincut dan menjadikan Luthfi Kamal langganan timnas saat itu.
Luthfi Kamal pernah berseragam timnas Indonesia U19 dan U22 di bawah pelatih Indra Sjafri.
Saat itu, Luthfi Kamal menjadi andalan Indra Sjafri untuk berperan sebagai gelandang bertahan.
Penampilannya yang konsisten turut membantu timnas U19 Indonesia meraih peringkat ketiga pada Piala AFF 2018.
Kemudian di timnas U22, dia turut berperan dalam skema 4-2-3-1 milik Indra Sjafri meraih gelar juara Piala AFF U22 2019.
Kini, di usia Luthfi Kamal yang tengah berada di masa emasnya, masuk ke dalam tim inti Barito Putera untuk Liga 1 2021-2022.
Luthfi Kamal selalu berduet dengan Bayu Pradana di lini tengah.
Sesuai dengan perannya sebagai gelandang bertahan, dia jarang maju sampai ke area kotak penalti lawan.
Jika ikut membantu ke depan, Kamal acapkali hanya berada di dekat luar kotak penalti.
Begitu juga gol yang dia buat pada laga Borneo FC vs Barito Putera pada ajang Liga 1 2021-2022, Jumat (17/9/2021) di Stadion Wibawa Mukti.
Luthfi Kamal mencetak gol dari luar kotak penalti dengan kaki kanannya pada menit ke-62.
Kebiasaan Luthfi Kamal yang jarang merangsek ke penalti lawan bukan berarti dia tak inisiatif menyerang.
Akan tetapi, tugas utama pemain kelahiran 1 Maret 1999 itu memang untuk memutus aliran serangan lawan.
Keberadaannya diharapkan untuk meminimalkan serangan balik lawan.
Di Indonesia, tak banyak pemain gelandang bertahan murni seperti Luthfi Kamal.
Gaya mainnya hampir mirip dengan gelandang Bali United, Hariono.
Bedanya, Luthfi Kamal lebih muda dan potensi untuk berkembang masih ada.
Usianya yang masih 23 tahun membuatnya punya masa depan cerah jika mampu tampil konsisten di Liga 1 2021-2022.
Biodata Luthfi Kamal
Nama: Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah
Tempat lahir: Jakarta
Tanggal lahir: 1 Maret 1999
Posisi: Gelandang bertahan
Kaki terkuat: Kanan
Karier:
2016 SSB Asiop Apacinti
2016-2018 Bina Taruna
2018-2020 Mitra Kukar
2020-2021 PSS Sleman
2021-saat ini Barito Putera
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Ayo-PSIS-Semarang-Gerak-Cepat-Gelandang-Timnas-Luthfi-Kamal-Sudah-Resmi-Dilepas-Barito-Putera.jpg)