Berita Perselingkuhan

Duduk Perkara Bu Guru Selingkuh dengan Pak Kades di Hotel Kebumen, Keduanya Berasal dari Magelang

Duduk perkara pak Kades dan Bu Guru asal Magelang check in di penginapan Kecamatan Ayah Kebumen diungkap.

Editor: rival al manaf
Instagram/andreli48
Detik-detik Bu Guru Cantik Digerebek Suaminya Saat Ngamar dengan Pak Kades Bumiayu di Hotel Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - Duduk perkara pak Kades dan Bu Guru asal Magelang check in di penginapan Kecamatan Ayah Kebumen diungkap.

Diketahui oknum kepala desan dan guru SD itu berasal dari Desa Bumiayu, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Keduanya kepergok 'ngamar' saat malam pergantian tahun baru meski bukan berstatus suami dan istri.

Baca juga: Bu Guru Selingkuh dengan Pak Kades, Cuma Pakai Jarik Saat Digerebek Suami di Hotel Kebumen

Baca juga: Video Detik-detik Bu Guru Cantik Digerebek Suaminya Saat Ngamar dengan Pak Kades di Hotel Kebumen

Baca juga: Cinta Terlarang Oknum Jaksa dan Pengacara Terbongkar Setelah Suami Gerebek Istri Berzina di Hotel

Video penggerebekan pasangan itu sudah viral di media sosial.

Narasi video singkat itu menyebutkan bahwa suami guru SD memergoki istrinya sedang bersama selingkuhannya, Kades Bumiayu, di kamar penginapan di daerah Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, tepat pada malam pergantian tahun, Sabtu (31/12/2022).

Penggerebekan dilakukan suami guru SD dan petugas Polsek Ayah, Kabupaten Kebumen.

Kasus ini juga tengah ditangani Polsek Ayah.

Saat dikonfirmasi, Camat Kajoran, Supranowo membenarkan pasangan dalam video itu adalah Kades Bumiayu dan guru SD Negeri di wilayah Desa Bumiayu berstatus ASN PPPK. 

"Setelah kami dapat informasi dari media, atas dugaan perbuatan tidak terpuji itu, kami langsung cek informasi di lapangan."

"Memang Kades Bumiayu dan kebetulan yang bersama Kades itu seorang guru SD Negeri di wilayah kami juga yaitu ASN PPPK," jelas Supranowo kepada wartawan di Kantor Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, Selasa (3/1/2023). 

Pihaknya sedang mencoba memanggil Kades tersebut untuk diminta klarifikasi, termasuk berkoordinasi dengan Koordinator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan wilayah Kajoran.

Hasilnya akan segera dilaporkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Magelang dan Bupati Magelang.

"Kami minta keterangannya sebagai bahan laporan kami ke pimpinan yaitu Dispermades, juga Pak Bupati, nanti yang akan memutuskan atau menentukan sanksi kepada yang bersangkutan," ucapnya. 

Menurutnya, sanksi bisa dijatuhkan sesuai dengan tingkat pelanggaran berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved