Berita Pati

Banjir di Kecamatan Kayen Pati Belum Surut, Ratusan Rumah di Desa Pasuruhan Masih Terendam

Sejak Sabtu (31/12/2022) lalu, banjir yang menggenang di wilayah Kabupaten Pati belum sepenuhnya surut.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rival al manaf
Tribun Jateng /Mazka Hauzan Naufal
Banjir masih menggenangi wilayah Desa Pasuruhan, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Kamis (5/1/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Sejak Sabtu (31/12/2022) lalu, banjir yang menggenang di wilayah Kabupaten Pati belum sepenuhnya surut.

Seperti halnya di Kecamatan Kayen, masih ada sejumlah desa yang terendam air hingga hari ini, Kamis (5/1/2023).

Camat Kayen Tri Wijanarko mengatakan, desa yang masih terendam banjir di antaranya Srikaton, Pasuruhan, Pesagi dan Boloagung.

Ketinggian air di desa-desa tersebut berkisar antara 10 cm hingga 1,5 meter.

Meski demikian, kebanyakan korban banjir di Kayen masih bertahan di rumah masing-masing.

”Dukuh Donomulyo, Desa Srikaton, masih terisolasi. Makanya kemarin ada bantuan dari KORPRI kami larikan ke sana. Bantuan masih sangat diperlukan,” ujar dia saat ditemui di Balai Desa Pasuruhan.

Tri Wijanarko menambahkan, untuk penanganan banjir, posko-posko tanggap darurat juga didirikan di tiap balai desa yang wilayahnya tergenang air.

Kepala Desa Pasuruhan Nurul Huda menambahkan, di desanya setidaknya ada 369 rumah terendam.

Ketinggian air di dalam rumah berkisar antara 15 cm hingga 40 cm.

Selain itu ada 765 rumah yang tidak terendam, namun terdampak banjir atau atau terisolasi.

Ada sembilan warga mengungsi ke rumah kerabat.

"Selain rumah, banjir juga menggenangi pekarangan, tambak ikan, dan lahan pertanian," kata dia.

Tak kurang dari 536 hektare lahan sawah tergenang air. Di titik terdalam, banjir di areal sawah mencapai 1,5 meter. (mzk)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved