Berita Video

Video Banjir di Genuk Semarang, Warga Cari Ikan yang Terbawa Arus di Saluran Irigasi

Selain berdampak kesusahan pada masyarakat Kecamatan Genuk, banjir juga bawa berkah.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video banjir di Genuk Semarang, warga cari ikan yang terbawa arus di saluran irigasi.

Selain membawa dampak kesusahan pada masyarakat Kecamatan Genuk, bahkan Kota Semarang, banjir juga berkah bagi para pencari ikan, Rabu (4/1/2023).

"Setelah banjir banyak ikan peliharaan sama ikan tambak pada lepas semua," ujar warga Kelurahan Sembungharjo Mudi (32).

Mudi mengatakan, terdapat berkah dan musibah akibat banjir yang melanda, sejumlah wilayah di Kecamatan Genuk.

"Ini berkahe banjir ya ada, susahe banjir ya ada, rumah saya di Sembungharjo terdampak banjir, (namun) sekarang sudah surut," jelasnya.

Mudi yang saat itu sedang mencari ikan di saluran Irigasi depan SMA Sultan Agung, mengaku sudah dua hari ini mencari ikan karena libur kerja selama dua minggu lantaran tempatnya kerja masih terendam air.

"Baru dua kali ini (mencari ikan), kemarin sama ini, kemarin di Pengapon, dapat 7 kilogram, ikan nila dan kiper, campur. Hari ini, sudah dapat empat kilo-an, ikan nila sama banger. Ya dari sini (saluran irigasi depan SMA Sultan Agung) belum pindah tempat," ungkapnya.

Mudi mengaku, alasanya mencari ikan  mengunakan ketapel yang telah di modifikasi ini, lantara tidak punya aktivitas.

"Cari hiburan. Kalau sudah masuk kerja, mending kerja dari pada kayak gini," bebernya.

Diakuinya bila hasil tangkapan ikan itu, nantinya akan dimakan dan sebagian dijual.

"Sebagian dijual, biasanya per kilo 20 ribu sampai 25 ribu, tergantung besar kecilnya, kalau kecil - kecil itu 20, kalau yang besar besar 25 (harga)," ucapnya.

Sementara itu, Said (53) seorang pria yang juga mencari ikan di saluran irigasi depan SMA Sultan Agung, mengaku, baru satu jam mencari ikan dan telah mendapatkan beberapa ikan.

Alat yang digunakan Said untuk mencari ikan, berbeda dengan alat milik Mudi.

Said mengunakan alat tangkap berupa jaring yang telah di modigikasi, Mudi mengunakan ketapel yang isinya besi runcing.

Ukuranya (ikan yang telah didapatkan), satunya ada yang setengah kilo, ada yang seperempat, ada yang kecil kecil juga, ikan nila sama mujaer,

Berdasarkan pantauan Tribunjateng.com, tampak ikan yang di peroleh kedua pencari ikan tersebut cukup besar, seukuran lima jari tangan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved