Berita Video

Video Hujan Deras Sebabkan Banjir di Beberapa Wilayah Kab Tegal

Beberapa di Kabupaten Tegal terendam banjir bahkan air sampai meluap ke jalur utara.

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Berikut ini video Hujan Deras Sebabkan Banjir di Beberapa Wilayah Kab Tegal.

Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Tegal sejak pukul 15.00 WIB, mengakibatkan beberapa lokasi terendam banjir bahkan air sampai meluap ke jalur utama Tegal-Purwokerto, Rabu (4/1/2023). 

Adapun air banjir yang meluap sampai menggenangi jalur Tegal-Purwokerto tepatnya di pertigaan Yomani sampai di depan Polsek Balapulang. 

Ketinggian air sekitar 10-30 cm, membuat arus lalu lintas di area Yomani sempat tersendat bahkan kendaraan sepeda motor dan mobil tidak bisa melintas karena derasnya air banjir. 

Warga yang nekat melintas, maka harus mengurangi laju kendaraannya, bahkan ada yang mendorong supaya jauh lebih aman. 

Menurut Kepala Markas Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal, Sunarto, selain Kecamatan Balapulang wilayah lainnya juga ada yang terdampak banjir.

Yaitu wilayah Kecamatan Lebaksiu, Kecamatan Adiwerna, Kecamatan Slawi tepatnya di area Alun-alun Hanggawana Slawi, dan di depan kantor BPBD Kabupaten Tegal.

"Ketinggian air masing-masing wilayah berbeda, seperti di Kecamatan Lebaksiu tepatnya di Desa Yamansari ketinggian air 20-40 cm, dan Desa Duren Sawit ketinggian air 20-30 cm. Wilayah Kecamatan Balapulang ketinggian air 10-30 cm, sedangkan Desa Tembokbanjaran Kecamatan Adiwerna ketinggian air 10-20 cm. Adapun di Alun-alun Hanggawana Slawi ketinggian air 10-30 cm, namun untuk saat ini air banjir mulai surut," ungkap Sunarto, pada Tribunjateng.com. 

Dikatakan Sunarto, sejauh ini belum ada laporan mengenai adanya korban jiwa ataupun warga yang mengungsi.

Sedangkan untuk kerugian sampai saat ini masih dalam proses pendataan.

Mengingat beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Tegal masih sering dilanda hujan, maka Sunarto mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati.

Terlebih jika hujan terjadi dalam kurun waktu yang lama, sehingga sangat berpotensi terjadi banjir baik di wilayah pemukiman ataupun jalan utama.

"Kalau untuk di Yomani air sudah mulai surut sejak pukul 19.00 WIB. Jalan juga sudah bisa dilalui kendaraan, baik sepeda motor, mobil, dan lain-lain," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved