Berita Semarang

Persiapan PON Aceh-Sumut, Pertina Jateng Terima Bantuan Peralatan Latihan dari KONI Jateng

Pengprov Pertina Jateng menerima bantuan pengadaan peralatan baru dari KONI Jateng.

Ist/Humas KONI Jateng
Ketua Umum Pertina Jateng Kairul Anwar ketika memeriksa peralatan latihan bantuan dari KONI Jateng. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengprov Pertina Jawa Tengah menerima bantuan pengadaan peralatan baru dari KONI Jawa Tengah dalam upaya menunjang latihan dan prestasi para petinju pada even-even nasional, termasuk PON 2024 Aceh-Sumut.

Sejumlah bantuan peralatan yang diterima Pertina di antaranya competition gloves, headguard, cover ring tinju, tali ring, bantal sudut ring, training gloves, punching pad, agility hurdle, agility ladder dan stick pad boxing.

Ketua Umum Pengprov Pertina Jateng Kairul Anwar merespon positif atas bantuan peralatan latihan ini. Sebab, peralatan tersebut juga sebagai inventaris Pertina untuk menggantikan peralatan lama yang sudah usang dan rusak.

''Boleh dikata, kami sedang nyicil persiapan melalui tersedianya peralatan baru yang lebih berkualitas dan sesuai perkembangan zaman. Goal-nya tentu saja meningkatkan prestasi tinju amatir di Jateng di kompetisi Tanah Air,'' ungkap Kairul, Jumat (6/1/2023).

Kairul menambahkan, spek peralatan yang sebagian didatangkan dari Cina tersebut sesuai yang diharapkan, sesuai kebutuhan dan ketentuan.

Dia menyebut, peralatan sangat diperlukan  untuk mendukung kegiatan, baik penyiapan  tim Jateng  menghadapi Kualifikasi PON tahun ini, maupun untuk pelaksanaan pertandingan-pertandingan di Jateng, termasuk agenda Porprov 2023 di Pati Raya.

Sementara itu, Ketua Harian Pertina Jateng Sudarsono menambahkan, peralatan baru secara psikologis akan membantu mengangkat motivasi para petinju.

Pihaknya, kata dia, emas PON, memang berupaya menguatkan tradisi medali emas PON.

Setelah sukses meraih medali emas di PON Papua pada 2021 lalu atau puasa gelar sejak PON 1996 Jakarta, Jateng membidik prestasi lebih baik lagi di PON 2024.

''Tekad kami ada emas plus di PON nanti. Maka dari dari itu, kami menata segalanya lebih awal, mulai dari peralatannya, penyiapan SDM petinju dan pastinya pelatih,'' ujar mantan petinju tersebut.

Dijelaskannya, program lain yang bakal intens dikembangkan adalah pembinaan melalui pemasalan dan pembibitan dengan mendorong kompetisi lebih marak.

Keberadaan kompetisi bakal berdampak luas karena menjadi acuan serta  memicu kegiatan pembinaan di seluruh sasana yang ada di Jateng.

''Jika program kompetisi saja ora cetha (tidak jelas, red), mereka tentu saja berpikir latihan keras untuk apa,'' ujar wakil ketua umum V KONI Jateng itu.

Pada akhir Januari ini, Pengprov Pertina juga akan menggelar Rakerprov di Kota Semarang yang diikuti perwakilan Pengkab/Pengkot Pertina.

Agenda strategis yang bakal dibahas meliputi penyiapan petinju yang dipersiapkan menghadapi Pra-PON termasuk penentuan pelaksanaan pelatda tinju, pemantapan gelaran Porprov Tinju, serta peningkatan kualitas SDM wasit/hakim dan pelatih. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved