Berita Video
Video Warga Dinar Indah Meteseh Semarang Cuci Pakaian Di Saluran Irigasi
Mereka mencuci pakaian di saluran irigasi untuk menghilangkan lumpur yang membalur seluruh pakaian, pasca musibah banjir bandang.
Penulis: Muhammad Fajar Syafiq Aufa | Editor: Tim Video Editor
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut ini video Warga Dinar Indah Meteseh Semarang Cuci Pakaian Di Saluran Irigasi
Warga Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang berbondong-bondong membersihkan pakaian di saluran irigasi.
Hal itu lantaran bantuan air bersih kurang mencukupi dan air PDAM masih mati.
Tujuan mereka mencuci pakaian di saluran irigasi untuk menghilangkan lumpur yang membalur seluruh pakaian, pasca musibah banjir bandang.
Nantinya, setelah dicuci, mereka akan membilas ulang menggunakan air bersih.
"Air PDAM mati, belum nyala."
"Jadi sementara mencuci di sini (saluran irigasi) terlebih dahulu."
"Bantuan air bersih sudah ada, cuman satu tangki."
"Kalau satu tangki tidak cukup, soalnya ini banyak, ada 44 rumah," ujar Salsa (23) warga Perumahan Dinar Indah Semarang kepada Tribunjateng.com, Minggu (8/1/2023).
Mereka mulai membersihkan di saluran tersebut selepas dapat mengevakuasi pakaian maupun barang lainnya.
"Baru hari ini, karena baru bisa dievakuasi barang-barangnya," ujarnya.
Warga yang membersihkan pakaiannya di saluran ini, cukup banyak.
"(Banyak warga) Iya, ini untuk sementara sih," ucapnya.
Hingga kini, tim gabungan masih terus melakukan pembersihan sisa lumpur yang terbawa banjir di Perumahan Dinar Indah Semarang.
Warga yang mengungsi juga belum pulang ke rumahnya.
"Belum karena rumahnya masih kotor," katanya.
"Pembersihannya itu dari kemarin, Sabtu (7/1/2023)."
"Hanya barang-barangnya masih banyak yang belum dapat dibersihkan," imbuhnya. (*)