Berita Semarang

Undip Semarang Bantu Korban Banjir di Meteseh Semarang sebagai Bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi

Kota Semarang kembali dilanda musibah banjir, tepatnya di Perumahan Dinar Indah.

Penulis: amanda rizqyana | Editor: sujarwo
Dok. Humas Undip Semarang
Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menerjunkan Surveillance Team atau Tim 1 Disaster Assistance Response Team (D-DART) perwakilan dari Diponegoro D-DART telah diberangkatkan ke lokasi banjir di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (6/1/2023) lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kota Semarang kembali dilanda musibah banjir, tepatnya di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (6/1/2023) lalu.

Lokasi banjir tersebut tak jauh dari Kampus Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, justru berada dalam area kecamatan yang sama.

Diungkapkan oleh Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum., sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Dharma Pengabdian kepada Masyarakat.

"Undip bergerak cepat dalam pemberian bantuan kepada para korban terdampak banjir," ujarnya.

Prof. Yos memberikan instruksi langsung kepada Pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) untuk menurunkan Tim Bantuan.

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menerjunkan Surveillance Team atau Tim 1 Disaster Assistance Response Team (D-DART) perwakilan dari Diponegoro D-DART telah diberangkatkan ke lokasi banjir di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (6/1/2023) lalu.
Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menerjunkan Surveillance Team atau Tim 1 Disaster Assistance Response Team (D-DART) perwakilan dari Diponegoro D-DART telah diberangkatkan ke lokasi banjir di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (6/1/2023) lalu. (Dok. Humas Undip Semarang)

Koordinasi cepat dari Prof. Dr. Jamari, S.T., M.T., selaku Ketua LPPM) dan Prof. Dr. Rahayu, S.H., M.Hum., selaku Wakil Ketua LPPM, maka pada Jumat malam pukul 20.00, Surveillance Team atau Tim 1 Disaster Assistance Response Team (D-DART) perwakilan dari Diponegoro D-DART telah diberangkatkan.

Kemudian, Tim II D-DART diberangkatkan dari ICT LPPM Undip keesokan harinya pada Sabtu (7/1/2023) pukul 17.00.

Disampaikan oleh dr. Achmad Zulfa Juniarto, M.Si.Med., MMR., Sp.And(K)., Ph.D., selaku Ketua D-DART, surveillance team bertugas untuk melakukan koordinasi di fase awal bencana yang nantinya akan memberikan laporan mitigasi untuk keperluan tim selanjutnya.

"Umumnya, Surveillance Team beranggotakan para tenaga kesehatan dan pendidikan dari berbagai latar belakang keahlian termasuk juga keterlibatan para mahasiswa dan relawan lainnya," terangnya.

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menerjunkan Surveillance Team atau Tim 1 Disaster Assistance Response Team (D-DART) perwakilan dari Diponegoro D-DART telah diberangkatkan ke lokasi banjir di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (6/1/2023) lalu.
Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menerjunkan Surveillance Team atau Tim 1 Disaster Assistance Response Team (D-DART) perwakilan dari Diponegoro D-DART telah diberangkatkan ke lokasi banjir di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (6/1/2023) lalu. (Dok. Humas Undip Semarang)

Adapun Tim II diberangkatkan sebagai kelanjutan pelayanan yang diberikan dengan membawa kebutuhan sesuai hasil laporan mitigasi dari Surveillance Team.

Para Koordinator Tim ini ialah Dr. Susilo Adi Widyanto, S.T., M.T., yang merupakan dosen Teknik Mesin dari Fakultas Teknik dan dr. Satrio Adi Wicaksono, Sp.An KAO dari Fakultas Kedokteran Undip.

Tim terdiri dari seorang dosen dari Teknik Kimia Sekolah Vokasi, seorang Residen Bagian Anastesim, dan 13 mahasiswa dari Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran.

Tim membawa bantuan logistik yang mencakup pakaian dalam, air mineral, susu siap minum, pampers untuk bayi dan orang tua, serta bantuan medis.

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menerjunkan Surveillance Team atau Tim 1 Disaster Assistance Response Team (D-DART) perwakilan dari Diponegoro D-DART telah diberangkatkan ke lokasi banjir di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (6/1/2023) lalu.
Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menerjunkan Surveillance Team atau Tim 1 Disaster Assistance Response Team (D-DART) perwakilan dari Diponegoro D-DART telah diberangkatkan ke lokasi banjir di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang pada Jumat (6/1/2023) lalu. (Dok. Humas Undip Semarang)

Bantuan diserahkan ke Pusat Logistik di Masjid daerah Perumahan Dinar Indah dan kemudian Tim melakukan penyusuran lokasi bencana mencakup Rowosari, Perumahan Grand Batik, Balai Diklat Fatmawati dan sekitarnya.

Semoga para korban dan juga relawan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa. Pulihlah, Ibu Pertiwi.

Selain Tim D-DART, LPPM Universitas Diponegoro juga menerjunkan Tim P2KKN Pusat Pelayanana Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) dan Tim Relawan Pengabdian.

Semua Tim sedang bekerja di lapangan dan mempersiapkan aktivitas-aktivitas lanjutan penanganan pasca musibah. (*)

Baca juga: Korban Banjir Meteseh Semarang, 2 Meninggal 12 Lainnya Dalam Penanganan Medis

Baca juga: Kronologi Tewasnya Warga Dinar Indah, Meteseh Semarang saat Banjir Bandang, Terkunci dari Dalam

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved