Berita Purbalingga

Innalillahi, Penderes Nira di Desa Krangean PurbaIingga Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa

seorang pria warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas diduga akibat jatuh dari pohon kelapa

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Polres Purbalingga
Petugas kesehatan dan polisi saat memeriksan Turji Nurudin (65) warga Desa Krangean RT 2 RW 5, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga yang terjatuh dari pohon kelapa, Senin (9/1/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Sungguh nahas, seorang pria warga Desa Krangean, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga ditemukan tewas diduga akibat jatuh dari pohon kelapa.

Korban ditemukan oleh anaknya sendiri di kebun kelapa desa setempat, Senin (9/1/2023) malam.

Kapolsek Karanganyar, Iptu Minarjo mengatakan korban meninggal adalah Turji Nurudin (65) warga Desa Krangean RT 2 RW 5, Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, sebelum kejadian pada pukul 15.30 WIB korban berpamitan pergi menderes nira pohon kelapa.

Baca juga: Carlos Fortes Masih Nihil Gol Bersama PSIS Semarang di Liga 1, Apa yang Terjadi?

Baca juga: Kuota Haji Indonesia 2023 Ditetapkan, Tak Ada Lagi Pembatasan Usia 

Korban biasa memanjat 17 pohon kelapa untuk mengambil niranya.

Namun hingga pukul 21.00 WIB, korban tidak kunjung pulang ke rumah padahal cuaca saat itu hujan.

Akhirnya dua anak korban melakukan pencarian di kebun kelapa yang jaraknya kurang lebih 2 kilometer dari rumahnya.

"Saat dilakukan pencarian, korban ditemukan oleh anaknya dalam kondisi tergeletak di bawah pohon kelapa dalam kondisi sudah meninggal dunia," kata kapolsek kepada Tribunbanyumas.com.

Diduga korban terpeleset saat memanjat pohon kelapa setinggi kurang lebih 10 meter.

Selain itu, cuaca hujan diduga menyebabkan pohon kelapa yang dinaiki dalam keadaan licin.

Jenazah korban kemudian dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Kertanegara.

Hasilnya tidak ditemukan tanda penganiayaan.

Ditemukan luka kepala bagian belakang, patah kaki dan memar di punggung.

"Luka korban diduga kuat akibat jatuh dari ketinggian.

Tidak ada tanda penganiayaan," kata kapolsek.

Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dimakamkan. (jti)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved