Berita Jateng

Dukung Kemajuan Kualitas Pendidikan Indonesia, Perhimpunan Pelajar Indonesia Turki Gelar Webinar

Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki mengadakan Webinar Nasional

Penulis: amanda rizqyana | Editor: Catur waskito Edy
Dokumentasi Perhimpunan Pelajar Indonesia
Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki mengadakan Webinar Nasional bertajuk 'PPI Turki Upgrading Educating Days'pada Sabtu (7/1/2023) secara dalam jaringan (daring) menggunakan aplikasi Zoom Meeting dan mengangkat tema 'Think Globaly, Act Locally' dan menghadirkan Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, Lc, M.A., Direktur Agama, Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) Drs.Amich Alhumami, MA, M.Ed, Ph.D., namun berhalangan hadir dan digantikan Perencana Ahli Utama Bappenas Ir. Didik Darmanto, Pelaksana Tugas Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) Dr. Ir. Sri Gunani Partiwi, M.T., dan Aktivis Pendidikan yang juga menjabat sebagai Direktur Yayasan Nusantara Sejati (YNS) Eka Simanjuntak. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki mengadakan Webinar Nasional bertajuk 'PPI Turki Upgrading Educating Days'.

Acara berlangsung pada Sabtu (7/1/2023) secara dalam jaringan (daring) menggunakan aplikasi Zoom Meeting dan mengangkat tema 'Think Globaly, Act Locally'.

Mengulas isu pendidikan yang menjadi polemik selama bertahun-tahun lalu bahkan hingga sekarang, mulai dari rendahnya angka literasi dan minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pengajar berkualitas.

"Selain itu kami juga mendiskusikan tidak meratanya sarana dan prasarana penunjang, hingga tumpang tindih sistem pendidikan yang dipakai," ujar Arsya.

Ketua PPI Turki, Arsya Khairunnisa menyampaikan webinar ini terlaksana untuk mendukung dan mengajak agar semua lapisan masyarakat baik dari pelajar hingga diaspora Indonesia di luar negeri agar melek dengan kualitas pendidikan bangsa Indonesia.

"Kalau bukan anak bangsa ini yang membangun bangsanya, siapa lagi? Jangan saudara mengharapkan orang lain yang datang membangun bangsa kita," ujar Arsya mengutip kalimat Presiden Republik Indonesia Almarhum BJ Habibie, '
Duta Besar Indonesia untuk Turki, Dr. Lalu Muhammad Iqbal mengapresiasi penuh atas webinar yang telah berhasil diselenggarakan oleh PPI Turki.

Dr. Lalu juga ikut memberikan pandanganya terhadap sistem dan kualitas pendidikan bangsa Indonesia, yang dinilai masih banyak pekerjaan rumah dan harus bisa dicarikan solusinya bersama.

"Pekerjaan rumah itu bukan hanya menjadi tanggung jawab dari pemangku pemerintahan atau pemangku kebijakan, namun semua lapisan harus ikut andil termasuk para pelajar Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri," ujar Dr. Lalu.

Webinar diisi dengan pemaparan materi oleh 4 narasumber, yakni Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, Lc, M.A., dan Direktur Agama, Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Badan Perencanaan Nasional (Bappenas) Drs.Amich Alhumami, MA, M.Ed, Ph.D., namun berhalangan hadir dan digantikan Perencana Ahli Utama Bappenas Ir. Didik Darmanto.

Hadir pula Pelaksana Tugas Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) Dr. Ir. Sri Gunani Partiwi, M.T., dan Aktivis Pendidikan yang juga menjabat sebagai Direktur Yayasan Nusantara Sejati (YNS) Eka Simanjuntak.

Materi yang menjadi pembahasan adalah Strategi Peningkatan Sistem Indonesia dalam Menciptakan SDM yang Siap Menuju Indonesia Emas 2045 dipaparkan oleh Dr. Hidayat.

Bagaimana Implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) 4 Dapat Meningkatkan Kualitas Pendidikan Nasional di Indonesia disampaikan oleh Didik Darmanto.

Bagaimana Kualitas Pendidikan di Indonesia Dapat Menciptakan SDM yang Berdaya oleh Eka Simanjuntak. Peran Pendidikan untuk Pendidikan Nasional di Indonesia oleh Dr. Ir. Sri.

Tak kurang dari 100 peserta hadir mengikuti rangkaian acara webinar, para peserta yang hadir dalam webinar pun beragam, mulai dari para guru pengajar, para pelajar dalam dan luar negeri, atase pemerintah daerah, hingga stakeholder pendidikan.

Para peserta tidak hanya saja diperbolehkan untuk bertanya, namun juga dipersilahkan untuk mengkritisi dan memberi masukan serta saran untuk para narasumber.

Saran hingga kritikan yang disampaikan, harapannya bisa tersampaikan ke pemangku pemerintahan, dan lebih bisa menjadi pemacu awal terbentuknya sistem dan kualitas pendidikan di Indonesia yang lebih ideal dan maju.

Para diaspora Indonesia di luar negeri juga diharapkan menjadi promotor perubahan tersebut, dengan ilmu yang didapatkan di luar negeri, semoga bisa diimplementasikan untuk kemajuan kualitas Pendidikan di Indonesia dan menjadi pelaku sejarah dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.(arh) 

 

Baca juga: Purwokerto Kembali Menjadi Tuan Rumah Voli Proliga 2023, Tiket Sabtu dan Minggu Sold Out

Baca juga: LL Dikti Wilayah VI Tanda Tangani Pakta Integritas, Berkomitmen Laksanakan Reformasi Birokrasi

Baca juga: Pimpin Laporan Korps Sertijab Danramil dan Perwira Staf, Dandim 0721/Blora : Lakukan Yang Terbaik

Baca juga: Cara Dapat Cuan di Aplikasi Penghasil Uang Clickworker, Ini Jenis Pekerjaan yang Bisa Kamu Coba!

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved