Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Ijazah Rusak Akibat Banjir, Bisa Urus ke Disdik Kota Semarang

Banjir yang menerjang Kota Semarang menyebabkan tak sedikit warga kehilangan dokumen penting karena tak sempat mengamankannya, satu diantaranya ijazah

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
Humas Pemkot Semarang
Pemerintah Kota Semarang membantu warga membersihkan lumpur akibat banjir bandang yang menerjang Perumahan Dinar Indah, Meteseh, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Banjir yang menerjang Kota Semarang menyebabkan tak sedikit warga kehilangan dokumen-dokumen penting karena tak sempat mengamankannya, satu diantaranya ijazah.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Suwarto mengatakan, ijazah tidak dapat diganti. Namun, Disdik bisa memfasilitasi surat keterangan pengganti ijazah apabila warga kehilangan ijazah akibat banjir.

"Ijazah milik warga yang rusak, kami beri surat keterangan pengganti ijazah. Kami punya dokumentasinya di Disdik, tinggak kami cek," terang Suwarto, Kamis (12/1/2023).

Suwarto menyampaikan, warga bisa mengajukan surat permohonan keterangan pengganti ijazah kepada Disdik dengan menyertakan foto. Warga bisa koordinasi dengan pihak sekolah atau dengan Disdik.

Tak hanya ijazah, Pemerintah Kota Semarang bakal memfasilitasi warga yang kehilangan dokumen-dokumen penting lainnya akibat banjir, diantaranya KTP, KK, KIA, akta kelahiran, dan sebagainya.

Plt Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta dinas-dinas terkait bisa memfasilitasi secara bersama-sama agar warga bisa mengurus dokumen yang rusak atau hilang sekaligus.

"Saya sudah terbesit melakukan pelayanan masalah dokumen. Untuk KTP, KK, dan sebagainya terkait identitas dari Pemkot Semarang kami siap. Ditambah, ijazah. Saya minta dinas terkait bareng-bareng. Kalau Disdik sendiri, Dukcapil sendiri, kasihan warga bolak-balik," ujarnya.

Menurutnya, banjir paling parah berada di wilayah Dinar Indah Meteseh dan Rowosari. Pemerintah Kota Semarang berencana membuat jadwal jemput bola ke wilayah banjir agar memudahkan warga mengurus dokumen-dokumen pentinh.

Upaya jemput bola akan memudahkan warga mengurus dokumennya tanpa harus bolak-balik ke dinas-dinas terkait.

"Ijazah nanti Disdik. KTP, KK, akte lahir ranahnya Dukcapil. Surat nikah nanti kami koordinasi dengan Kemenag supaya bisa sekalian melayani warga," tambahnya.

₩ada Jumat (13/1/2023) besok, Ita berencana akan melakukan kerja bhakti bersama di lokasi yang sempat terjadi bencana. Kegiatan ini bisa sekaligus untuk jemput bola pengurusan dokumen-dokumen. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved