Kabupaten Pekalongan

Khusus Warga Kabupaten Pekalongan, Tahun Ini BLK Kajen Gelar Pelatihan Kerja, Buka 4 Gelombang

Pelatihan berbasis kompetensi melalui UPTD BLK Kajen menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2023.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Kepala Dinkop UKM dan Naker Kabupaten Pekalongan, Siti Masruroh. 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dinkop UKM dan Naker Kabupaten Pekalongan melalui UPTD BLK membuka pelatihan kerja gelombang pertama.

Pelatihan berbasis kompetensi ini menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2023.

Kepala Dinkop UKM dan Naker Kabupaten Pekalongan, Siti Masruroh mengatakan, UPTD BLK Kajen mengadakan pelatihan sebanyak 4 gelombang.

Gelombang pertama pada Februari, kedua digelar Mei, ketiga pada Juli, dan keempat pada September 2023.

Baca juga: Target Dindik Kota Pekalongan: Tahun Ini Semua Sekolah Sudah Terapkan Kurikulum Merdeka

"Pelatihan dibuka di gelombang pertama seperti program menjahit, desain grafis, pembuatan roti dan kue, serta administrasi perkantoran."

"Pelatihan ini, masing-masing lamanya 30 hari," kata Siti Masruroh kepada Tribunjateng.com, Selasa (17/1/2023).

Menurutnya, masing-masing gelombang ada beberapa pelatihan.

Seperti gelombang pertama ada empat pelatihan.

Pada ada empat pelatihan, Juli dua pelatihan, dan September dua pelatihan.

Baca juga: Marak Pelecehan Seksual Anak di Bawah umur, Wali Kota Pekalongan Aaf : Orangtua Perketat Pengawasan

Pihaknya menjelaskan, pendaftaran pelatihan secara online dan bisa juga datang ke Kantor Dinkop UKM dan Naker Kabupaten Pekalongan untuk dibantu pendaftarannya dan gratis.

"Pendaftaran secara online, bisa juga manual."

"Calon peserta bisa datang langsung ke kantor, pelatihan ini gratis," jelasnya.

Kemudian, syarat peserta yaitu kartu kuning atau AK 1, ijazah terakhir, fotokopi KK atau KTP, dan foto.

"Kami juga akan melakukan tes seleksi dan pilih yang benar-benar berminat bekerja."

"Ini dikhususkan untuk warga Kabupaten Pekalongan," imbuhnya. (*)

Baca juga: Imbas Cuaca Buruk, Produksi Ikan Asin Terhambat Karena Harga Bahan Produksi Meroket di Tegal

Baca juga: Jelang Wolves vs Liverpool, Pasukan Jurgen Klopp Diprediksi Tersingkir dari Piala FA

Baca juga: Angka Kemiskinan di Jawa Tengah Turun 0,27 Persen, Ini Penyebabnya

Baca juga: Terancam Gas Beracun Dari Kawah Timbang, Warga Dieng Masih Beraktivitas Normal

Sumber: Tribun Jateng
  • Tribun Shopping

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved