Sabtu, 23 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Video Angin Puting Beliung Rusak 8 Rumah di Bandarharjo Semarang

Sedikitnya delapan rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung merusak atap delapan di Kelurahan Bandarharjo, Semarang.

Tayang:

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berikut video Angin Puting Beliung Rusak 8 Rumah di Bandarharjo Semarang.

Angin puting beliung yang melanda pemukiman warga di RT 1 RW 1 Kelurahan Bandarharjo, Semarang, menyebabkan delapan rumah warga rusak, Selasa (17/1), sekira pukul 14:30 WIB.

Lurah Bandarharjo Emi Setiana Estu Handayani mengatakan setelah diterpa angin puting beliung delapan rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap.

"Rumah enggak roboh, itu cuman asbesnya yang rusak, mengkelupas semua," ujarnya kepada Tribunjateng.com.

Kemudian Emi menyampaikan bahwa BPBD Kota Semarang, Dinas Sosial Kota Semarang, Dinas Pemukiman dan perumahan Kota Semarang Serta Pihak Kelurahan telah berada di lokasi dan membantu warga yang terdampak.

Salah satu warga yang rumahnya rusak, Sumarni (46) mengaku sedang melakukan bersih - bersih di dalam rumah, saat angin puting beliung itu datang, menerjang rumahnya.

"Angin tiba-tiba datang tapi tidak separah yang kita kira, terus tahu-tahu langsung ini, saya sampai menagis jerit - jerit, ibu saya kan tidur di kamar depan, terus dia langsung pindah," ungkapnya.

Menurutnya, angin puting beliung yang menerjang pemukiman tersebut, membuat sejumlah atap dirumahnya terlepas.

"Asbes ada yang terbang ada yang jatuh ke bawah, suaranya ya kayak angin puting beliung, mengerikan," jelasnya.

Kendati demikian ia bersyukur karena anggota keluarganya yang ada di dalam rumah tidak terkena reruntuhan material atap saat peristiwa itu terjadi.

"Dirumah Ada dua orang, saya sama ibu saya, untungya tidak ada cucu saya biasanya cucu saya berada di sini, jam 1 lebih pada pulang, alhamdulilah tidak ada yang terkena luka," bebernya.

Setelah diterjang angin puting beliung, pemukiman tersebut diguyur hujan, hal itu membuat ruangan di dalam rumah, Sumarni menjadi basah dan ia mengaku belum tahu rencana akan tidur dimana.

"Pas hujan itu sudah kejadian, jadi basah semua terus lampu sempat mati, tapi nyala lagi," katanya

Paska musibah ini, Ia mengaku telah mendapat bantuan dari sejumlah pihak.

"Udah dapat bantuan tadi langsung bu lurah, bu camat pak rw langsung mensurvei turun tangan sendiri itu ada terpal, selimut, indomi, beras, minyak sama makanan yang sudah dikemas, terus kasur," ungkapnya.

Warga lainya yang rumahnya rusak, Abdul Kholik (40) mengungkapkan bahwa angin puting beliung yang melanda pemukiman tersebut, sangat cepat.

"Kejadian cepat sekali, gak ada 10 menitan, sekali lewat tok, langsung terbang semua. Anginya itu muter kayak puting beliung," ujarnya.

Dalam kejadian ini, rumah Kholik mengalami kerusakan pada bagian atap sama dengan yang lainya.

"(Yang rusak atap) ruang tamu, enggak ada barang (yang tertimpa), Alhamdulilah engmak ada  (korban jiwa) selamat semua,"

Menurut Kholik, dari 8 rumah yang terkena anggin puting beliung, ada empat rumah yang mengalami kerusakan cukup parah, termasuk rumahnya.

"Sementara tidur di saudara paklik saya Soalnya enggak bisa ditempati bocor semua," bebernya.

Ia berharap warga yang rumahnya rusak mendapat bantuan perbaikan atap.

"Kita nunggu bantuan juga, tadi ada (bantuan) terpal, sembako, slimut," tutupnya. (fiq)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved