Breaking News:

Berita Salatiga

Tren Pencurian Anjing Ras Meningkat di Salatiga, Diduga Untuk Dikonsumsi

Pencurian anjing ras dengan cara diracun kini mengalami peningkatan di Kota Salatiga.

Tribunjateng.com/Hanes Walda.
Agung Triadi saat menunjukkan lokasi hilangnya anjing miliknya di Ngawen Kelurahan Mangunsari Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga, Kamis (19/1/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGAPencurian anjing ras dengan cara diracun mengalami peningkatan di Kota Salatiga.

Dalam satu bulan, ada beberapa anjing ras yang hilang dicuri walaupun anjing tersebut berada di dalam kandang.

Pemilik anjing ras, Agung Triadi mengatakan bahwa anjing ras jenis Rottweiler yang berusia lima tahun miliknya hilang pada Kamis (12/1/2023) dini hari.

Baca juga: Polisi Kupang Gagalkan Pencurian Anjing, Sempat Dilempari Batu dan Dikejar Pelaku Bersenjata Tajam

Saat hilang, anjing miliknya berada di dalam kandang dekat rumahnya di Ngawen Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti Kota Salatiga.

“Ketahuannya pas pagi hari posisi pintu kandang terbuka dan anjing sudah tidak ada di dalam,” kata Agung kepada Tribunjateng.com, Kamis (19/1/2023).

Di dalam kandang sebuah kertas yang diisi makanan anjing yakni usus ayam dan terdapat sebuah racun tikus.

Dirinya menduga sebelum di ambil pencuri, anjing miliknya diracun terlebih dahulu lalu diambil pencuri.

“Di dalam kandang ada bungkusan seperti racun tikus dan ada usus ayam, serta kemungkinan anjing tersebut diracun dulu,” jelasnya.

“Saya tidak pernah memberi makanan seperti usus ayam dan sebagainya, saya selalu memberi dog food,” imbuhnya.

Baca juga: Jelang Natal, Polresta Cilacap Sterilisasi Gereja dengan Anjing Pelacak dan Metal Detector

Agung mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka anjing miliknya akan di curi.

“Saya tidak menyangka akan terjadi ini, apalagi posisi rumah saya ada dipinggir jalan raya,” ungkapnya.

Sebelum kejadian, anjing tersebut sempat menggonggong dan seperti membenturkan diri ke kandang.

“Saya pikir sudah biasa seperti itu, karena setiap harinya begitu sehingga saya tidak curiga,” jelasnya.

Sampai sekarang dirinya belum melaporkan hilangnya anjing miliknya ke pihak kepolisian.

Sementara itu, Komunitas Pecinta Anjing Salatiga, Melano Adiguna menambahkan bahwa belakangan ini hilangnya anjing di Salatiga kerap terjadi.

Anjing-anjing tersebut, lanjutnya, diduga dijual untuk dikonsumsi dagingnya.

Baca juga: Sadis, Majikan Kurung PRT Asal Pemalang di Kandang Anjing dan Siram Air Panas

“Sangat disayangkan dengan kejadian ini, kalau ingin mengonsumsi secara pribadi kenapa tidak membeli saja di warung makan atau tempat lainnya,” kata Melano.

 Beberapa bulan ini ada sekitar tiga anjing ras dan beberapa anjing lokal yang hilang yang diduga sebelum di curi, di racun dahulu.

“Anjing-anjing yang hilang ini ada di satu wilayah kecamatan dan anjing ras yang hilang berada di dalam kandang,” jelasnya. (han)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved