Berita Video

Video Ratusan Pelayat Hadiri Pemakaman Rohadi Mantan Wabup Karanganyar

Ratusan pelayat mengikuti prosesi pemakaman Wakil Ketua DPRD sekaligus mantan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo

Penulis: Agus Iswadi | Editor: Tim Video Editor

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Berikut ini video ratusan pelayat hadiri pemakaman Rohadi Mantan Wabup Karanganyar.

Ratusan pelayat mengikuti prosesi pemakaman Wakil Ketua DPRD sekaligus mantan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo di rumah duka wilayah Desa Puntukrejo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, Selasa (24/1/2023) siang.

Sejumlah karangan bunga ucapan belasungkawa mengiasi jalan depan kediaman politikus PKS tersebut. Terlihat para pelayat terus berdatangan ke rumah duka untuk ikut mendoakan serta menghantarkan almarhum ke tempat pemakaman.

Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto turut hadir menghaturkan belasungkawa begitu juga sejumlah politisi, anggota DPRD, jajaran Forkopimda dan pejabat di lingkungan Pemkab Karanganyar

Suasana berkabung juga terlihat saat acara rapat paripurna dalam rangka memperingati HUT DPRD Karanganyar ke-72 yang jatuh pada hari ini bertempat di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar.

Sebelum rapat dimulai, peserta rapat menundukan kepala sejenak untuk mendoakan almarhum Wakil Ketua DPRD Karanganyar, Rohadi Widodo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan turut belasungkawa atas kepergian Rohadi yang sudah dianggap menjadi adik, teman diskusi dan partner tersebut.

Dia menceritakan, Rohadi juga sempat menjadi murid Juliyatmono saat mengajar di SMA Muhamadiyah Karanganyar dulu.

Rohadi semasa sekolah aktif dalam kegiatan OSIS serta keagamaan sekolah.

"Beliau itu peka, cepat untuk menyesuaikan (adaptasi). Beliau juga proaktif, energik. Beliau orang baik," katanya kepada Tribunjateng.com.

Rohadi telah berkontribusi banyak untuk pemerintah serta DPRD Karanganyar. Yuli sapaan akrab Bupati Karanganyar merasa terharu saat pertemuan terkahir dengan Rohadi di acara ngunduh mantu beberapa pekan lalu.

"Saya sungguh sangat terharu, perjuangan beliau menyempatkan diri ikut mangayubakgyo. Mendoakan ngunduh mantu putra saya. Saya terharu, waktu itu harus melawan kondisi (sakit), kelihatan segar waktu itu," ungkapnya. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved