Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Inilah Penampakannya Pisang Kesayangan Ristiyani Curi Perhatian Warga Kudus

Pisang kesayangan Ristiyani memiliki daya tarik sendiri bagi warga Desa Sadang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus.

Penulis: Rezanda Akbar D | Editor: Catur waskito Edy

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Pisang kesayangan Ristiyani memiliki daya tarik sendiri bagi warga Desa Sadang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus.

Pisang yang berasal dari pohon yang dia tanam ini berbuah banyak dan memiliki tandan yang panjang kurang lebih sekitar dua meter.

Bahkan, Ristiyani harus mengganjal pohon miliknya dengan kayu lantaran tandan pisang tersebut menempel dengan tanah.

Pohon pisang yang unik dan langka di Kabupaten Kudus itu, menjadi buah bibir warga sekitar. Warga sekitar seakan dibuat takjub melihat buah pisang yang ditanam oleh Ristiyani.

"Tetangga sering banyak yang kemari melihat pisangnya. Mereka senang karena di sini tidak ada katanya kok unik, ada juga yang berminat mau nanam juga sampai minta anak pohonnya," ucapnya Sabtu (28/1/2023).

Menurut Ristiyani munculnya pohon pisang berbuah banyak itu dengan tandan yang panjang belum pernah terjadi sebelumnya. 

Semua pohon pisang yang ditanam di kebun pinggir rumahnya biasanya menghasilkan buah pisang seperti pada umumnya.

"Saya baru pertama kali juga menanam jenis pisang yang katanya pisang seribu, terus ternyata buahnya seperti ini," ucapnya.

Namun, saat ini buah tersebut masih berusia muda yakni dua tahun. Ristiyani sendiri mengaku belum mengicipi seperti apa rasa dari pisang seribu tersebut.

Sementara itu, Santi, warga Kabupaten Kudus, mengaku sengaja mendatangi langsung untuk melihat pisang seribu kesayangan Ristiyani.

"Lihat pohon pisang, yang lagi viral di Medsos katanya pisangnya sampai dua meteran. Saya sendiri baru pertama kali lihat, ternyata setelah melihat memang unik," ucapnya.

Diinformasikan bahwa pohon pisang yang tumbuh tak lazim itu, sebenarnya pernah terjadi di beberapa tempat di Indonesia. Namun, keberadaan pohon ini masih istimewa dan jarang ditemui karena langka. (rad)

Baca juga: Pelatih Persebaya Sudah Siapkan Pengganti Marselino Ferdinan untuk Laga Kontra Madura United

Baca juga: Resmikan BLKK, Pj Bupati Pati Henggar Harap Lulusan Ponpes Ar-Rohmah Penuhi Kebutuhan Dunia Kerja

Baca juga: RKPD 2024 Kabupaten Wonosobo, Perkuat Ekonomi Sektor Pariwisata dan Pertanian

Baca juga: MIRIS! Kecanduan Pornografi di HP Siswi SMP di Pati Alami Gangguan Jiwa, Bukti Nyata Contoh Kasus

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved