Berita Kudus

ASN di Kudus Harus Jadi Pelopor Lapor SPT Pajak

Bupati Kudus berharap kepada seluruh ASN di Kabupaten Kudus menjadi pelopor SPT.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Rifqi Gozali
Bupati Kudus HM Hartopo (tengah) dan Kepala KPP Pratama Kudus, Andi Setijo Nugroho (kanan) seusai input SPT pajak di Pendopo Kudus, Kamis (2/2/2023). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo berharap kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Kudus menjadi pelopor laporan dalam Surat Pemberitahuan tahunan (SPT) pajak. Dengan begitu ASN bisa menjadi contoh dalam hal wajib pajak bagi orang di sekelilingnya.

“ASN harus sebagai pelopor. Justru ASN kalau di kampungnya di daerahnya bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat supaya masyarakat yang belum (lapor SPT) diingatkan,” kata Hartopo, Kamis (2/2/2023).

Selain ASN, Hartopo juga berharap agar warga Kudus segera melaporkan SPT tahunan. Laporan bisa dilakukan secara daring melalui efiling.

Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Kudus, Andi Setijo Nugroho, mengatakan untuk lapor SPT perorangan paling lambat yakni 31 Mare 2023. Sementara untuk laporan SPT tahunan badan usaha paling lambat yakni April 2023.

“Makanya kami jemput bola pada Februari ini pimpinan daerah berperan penting agar masyarakat berbondong-bondong segera menyampaikan SPT taahunan melalui efiling,” kata dia.

Jika memang masih belum jelas, kata Andi, wajib pajak yang ingin lapor SPT bisa datang ke kantor KPP Pratama. Di sana petugas siap untuk membantu wajib pajak yang kesulitan melakukan laporan SPT.

“Kalau memang masih belum jelas kami akan memberikan pelayanan di kantor pajak agar nanti wajib pajak lapor tepat waktu agar tidak kena tagihan pajak. Karena sejak awal Januari jangan sampai di akhir Maret,” kata dia. (*)

 

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved